Home / Pemerintah / Serba Serbi

Jumat, 7 Juli 2023 - 14:07 WIB

TIFAF 2023 Dimeriahkan Mahasiswa BSBI dari 9 Negara, 5 Provinsi dan 4 Kabupaten/Kota

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Rendi Solihin menjamin gelaran Tenggarong International Folk Arts Festival (TIFAF) 2023 tetap meriah. Karena, gelaran berkelas Internasional ini akan diramaikan oleh mahasiswa peserta Beasiswa Seni dan Budaya Indonesia (BSBI) yang berasal dari 9 negara.

Di antaranya, Kamboja, Papua Nugini, Tiongkok, Kroasia, Tanzania, Tunisia, Turki, Vietnam dan Indonesia sebagai tuan rumah.

“Alhamdulillah persiapan TIFAF hampir selesai. Informasi dari Dinas Pariwisata progresnya sudah 80 persen. Tinggal eksekusi di lapangan saja,” kata Rendi Solihin, Kamis (6/7/2023).

Diketahui, negara anggota CIOFF (International Council of Organizations of Folklore Festivals and Folk Arts) memang dipastikan absen dalam gelaran ini.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara, Slamet Hadiraharjo. Ia menuturkan, awalnya ada tiga negara anggota CIOFF yang berminat datang meramaikan TIFAF 2023.

Namun, ketiga negara tersebut mengurungkan niatnya dengan beberapa alasan yang tidak dijelaskan secara rinci.

Baca Juga :  Badan Kesbangpol Kutim Menggelar Bimtek Tingkatkan Kapasitas dan Kemandirian Ormas

“Khusus tahun ini yang mengisi dari Internasionalnya, ada mahasiwa dengan program BSBI. Insyaallah ada 8 negara,” sebut Slamet.

Meski begitu, Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara juga berani menjamin gelaran TIFAF 2023 tetap berlangsung meriah.

Agenda yang akan berlangsung selama enam hari pada 9-14 Juli 2023 ini akan dibuka oleh Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Isran Noor.

Selain itu, pembukaan TIFAF 2023 akan dihadiri perwakilan 56 negara yang mengikuti agenda Organization Islamic Cooperation Culture Activity (OICCA) di Benua Etam.

“Insyaallah akan tetap ramai dan meriah,” kata Slamet.

Gelaran TIFAF yang meriupakan kolaborasi Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI memang telah dinanti warga Kota Raja.

Mereka ingin menonton hiburan rakyat, seperti kesenian tradisional, pertunjukan kontemporer, pertunjukan seni tari, seni musik, tradisi unik, pawai kostum, hingga olahraga tradisional.

Untuk tema TIFAF 2023, Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara mengusungĀ konteks IKN Nusantara, “Nusantara Namaku Jaya Negeriku”.

Baca Juga :  16 Kegiatan Infrastruktur Prioritas Dikerjakan di Desa Loa Janan Ulu Tahun 2023

Mengingat TIFAF 2023 juga akan menampilkan kesenian dan budaya yang merepresentasikan sejumlah wilayah di kepulauan Indonesia.

“Nanti ada juga gelaran pentas seni yang akan dimeriahkan oleh 26 paguyuban dan kelompokĀ seni,” terang Slamet. Gelaran TIFAF 2023 akan difokuskan di tiga lokasi berbeda di Kecamatan Tenggarong.

Yakni, Street Performance di Amphitheater Taman Kota Raja, panggung utama di Lapangan Basket Timbau dan Bazar di Halaman Parkir Stadion Rondong Demang.

Sebanyak 20 kecamatan se-Kutai Kartanegara juga akan memeriahkan gelaran ini. Termasuk 5 provinsi di Indonesia.

Yakni Provinsi Nusa Tenggara Timur (Labuan Bajo), DKI Jakarta, Kalimantan Utara (Malinau), Maluku, dan Sulawesi Selatan (Pinrang).

Selain itu, ada 4 kabupaten dan kota di Kalimantan Timur yang ikut serta. Yakni, Penajam Paser Utara, Mahakam Ulu, Bontang dan Kutai Barat. (kkr)

Share :

Baca Juga

Infrastruktur

Gubernur Isran Noor Sebut Logo Baru IKN Nusantara Bisa Menggugah Kesadaran Menjaga Alam

Bisnis

Bertemu Forum Pedagang, Bupati Kukar Tinjau Kesiapan Operasional Pasar Tangga Arung

Advertorial

Dinkes Kukar Menggelar Pemeriksaan Kebugaran Jasmani, Sekda Ikut Melakukan Pemeriksaan

Advertorial

Asisten I Setkab Kukar Menghadiri Workshop Pengawasan Kearsipan Internal

Advertorial

Bupati Kukar Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Mahakam Jelang Perayaan Idul Fitri 2025

Advertorial

75 Peserta Ikuti Seleksi Sadi Sengkaka Tahun 2024 Gelaran Disdikbud Kukar

Advertorial

Program Gerakan Etam Mengaji dan Dana Rp50 Juta per-RT Berjalan Efektif di Desa Rapak Lambur

Ekonomi

Kunjungi Kota Samarinda, Presiden Jokowi Tinjau Kebutuhan Pokok di Pasar Merdeka