Home / Advertorial / Infrastruktur / Pemerintah

Sabtu, 16 Maret 2024 - 12:29 WIB

Safari Ramadan di Muara Badak, Wabup Kukar Tinjau Progres Pembangunan Rumah Sakit

Wail Bupati Kukar, Rendi Solihin Tinjau Rumah Sakit Muara Badak

Wail Bupati Kukar, Rendi Solihin Tinjau Rumah Sakit Muara Badak

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Kecamatan Muara Badak menjadi lokasi kedua kegiatan Safari Ramadan yang dilaksanakan Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Rendi Solihin, Jumat (15/3/2024).

Masjid Al Istiqomah menjadi lokasi Safari Ramadan, dirangkai dengan buka puasa bersama dengan masyarakat sekitar, termasuk penyerahan bantuan alat kelengkapan ibadah.

Di sela Safari Ramadan, Rendi Solihin dan jajaran Pemkab Kukar menyempatkan diri untuk meninjau langsung progres pembangunan Rumah Sakit (RS) Muara Badak.

Rendi mengaku cukup senang dengan perkembangan pembangunan RS Muara Badak, di mana Ia optimisi akhir tahun 2024 sudah dapat dioperasionalkan untuk pelayanan masyarakat.

“Dari peninjauan kami hari ini, pembangunan rumah sakit ini on the track, baik dari segi kualitas gedung dan sektor lainnya,” ucap Rendi.

Baca Juga :  Tiga Hari Menjelang Peluncuran SATRIA-1, Persiapannya Mencapai 95 Persen

Lanjut Ia menjelaskan, sesuai dengan laporan dan hasil peninjauan, RS Muara Badak ditargetkan dapat diresmikan pada Agustus atau November 2024, dan dapat berfungsi secara bertahap pada akhir tahun.

“Sekarang tengah dikerjakan untuk penyelesaian bangunan prioritas agar nantinya bisa dioperasionalkan pada akhir tahun, Insya Allah pembangunannya berjalan lancar,” ungkapnya.

Jika sisi bangunan fisik berjalan sesuai target, Rendi juga menjelaskan mengenai kelengkapan rumah sakit, seperti alat kesehatan dan yang paling penting sumber daya manusianya.

Rendi mengungkapkan, alat kesehatan ditarget sudah dapat tiba dan masuk ke rumah sakit pada Mei hingga Juni.

Sedangkan terkait tenaga kesehatan, baik perawat, dokter dan petugas lainnya, saat ini juga tengah disiapkan oleh Pemkab Kukar.

“Mei-Juni alat kesehatan tiba di Muara Badak, dan yang tak kalah penting yakni SDM-nya, untuk dokter sementara ini kita tempatkan di rumah sakit yang kita miliki, seperti di RS Parikesit,” jelasnya.

Baca Juga :  Berusia 24 Tahun, Kabupaten Kutim Dinilai Anggota DPRD Belum Mandiri Secara Fiskal

Rendi memastikan proses pembangunan akan terus berjalan, bahkan hingga 2025.

RS Muara Badak sendiri mulai berproses pengerjaannya sejak 2022 pada tahap pematangan lahan.

Lalu, di 2023 dimulai pembangunannya, berlanjut hingga ke 2024, di mana terdapat tujuh bangunan yang dikerjakan, seperti kantin hingga ruang rawat inap untuk ekonomi.

Dan, di 2025 kembali dilanjutkan dengan pembangunan ruang rawat inap VIP, termasuk jalan lingkar di kawasan rumah sakit.

“Anggaran akan terus berjalan hingga 2025, sejauh ini sudah lebih Rp 100 Miliar termasuk dengan alat kesehatannya,” pungkasnya. (adv/diskominfo/kukar/034)

Share :

Baca Juga

Bisnis

Pelaku Usaha Pelabuhan Samboja Ingin Lepas Ketergantungan dari Surabaya, Dorong Kukar Jadi Pintu Ekspor Baru

Advertorial

Ketua DPRD Kukar Serap Aspirasi Warga di Tiga Desa, Tekankan Pemerataan Pembangunan

Advertorial

Bupati Kukar Menghadiri Panen Jagung Hibrida di Kecamatan Loa Janan

Hukum - Kriminal

Bupati Kukar Hormati Proses Hukum Terkait Penggeledahan Disdikbud oleh Kejati Kaltim, Minta Penyelesaian Temuan BPK Tetap Diberi Ruang

Advertorial

Anggota DPRD Angkat Bicara Terkait Tindakan Pj Gubernur Kaltim yang Beri Sejumlah OPD Rapor Merah

Pemerintah

Erau Adat Kutai 2026 Siap Digelar, Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura Minta Pendampingan Kejaksaan

Advertorial

MTQ ke 46 Tingkat Kabupaten Kukar Resmi Dibuka, Ajang Memantapkan Tradisi Prestasi

Advertorial

Wakil Ketua DPRD Kukar Soroti Akses Layanan Air dan Listrik yang Belum Terealisasi di Sejumlah Desa di Tenggarong