Home / Advertorial / Pemerintah

Selasa, 5 November 2024 - 14:11 WIB

Dispar Kutim Menggelar Festival Bahari dan Pekan Ekonomi Kreatif 2024

Pembukaan Festival Bahari dan Pekan Ekonomi Kreatif 2024

Pembukaan Festival Bahari dan Pekan Ekonomi Kreatif 2024

KUTAI TIMUR, eksposisi.com – Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menggelar Festival Bahari Nusantara dan Pekan Ekonomi Kreatif 2024.

Acara tersebut dibuka oleh Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Setkab Kutim, Poniso Suryo Renggono, Kadis Pariwisata Kutim Nurullah, Perwakilan Kejari, Polres, Forkopimda serta undangan lainnya, di Lapangan Helipad, Pusat Perkantoran Bukit Pelangi, Sangatta.

Dalam sambutan Poniso Suryo Renggono, Festival Bahari Nusantara tersebut untuk meningkatkan warisan dan budaya Kutim. Selain itu, festival ini juga bertujuan meningkatkan wisata kuliner yang ada di Kutim. Agar kuliner dari Kutim dikenal masyarakat lndonesia bahkan dari negara luar.

Baca Juga :  Pengelolaan Sampah Tenggarong Masih Bertumpu pada TPA Bekotok

“Ini saya minta kepada Dispar yang mana memang potensi kuliner Kutim yang menjadi unggulan dan akan kita tingkatkan, sehingga ketika ditanya wisatawan kita bisa membertahukan kuliner terbaik kita,” ujarnya. Belum lama ini

Kolaborasi antara wisata budaya dan kuliner ini mampu memberikan dampak yang besar bagi Kutim, tidak hanya dari segi perputaran ekonomi. Festival ini juga sebagai sarana memperkenalkan produk-produk unggulan dari berbagai kecamatan yang ada di Kutim.

“Apalagi bagi kita yang sudah berusia ini rindu dengan masakan jaman dahulu, itu perlu dipertahankan dan dilestarikan sebagai warisan kuliner sebagai pontensi ekonomi wisata,” jelasnya.

Baca Juga :  Terkait Usulan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Bupati Kukar Sebut Keberadaan Mereka Memang Dibutuhkan

Sebelumnya, dalam sambutan Kadispar Kutim Nurullah, mengatakan melalui festival ini. Tradisi dapat diperkenalkan pada generasi muda dan wisatawan, hal tersebut penting dilakukan guna memastikan bahwa warisan budaya akan tetapi hidup dan dipertahankan.

“Festival ini juga merupakan ajang pertunjukan seni budaya khas dari masing-masing daerah seperti Kutai, Dayak dan seluruh etnis yang ada di Kutim. Jadi kita bisa memperkenalkan diwisatawan dan juga generasi muda yang sekarang dan seterusnya,” pungkasnya. (adv/pemkab/kutim)

Share :

Baca Juga

Advertorial

SDN 002 Tenggarong Tampilkan Hasil Kreativitas dan Prestasi Siswa Dalam Expo Sekolah

Advertorial

DKP Kukar akan Membangun TPI di 3 Kecamatan Pesisir

Advertorial

Bupati Kukar Serahkan Bantuan Sarana dan Prasarana Perikanan Bagi Nelayan di Tenggarong

Advertorial

Wakil Ketua DPRD Kutim Gelar Local Market Dukung Pengembangan Ekonomi Kreatif

Advertorial

Ketua DPRD Kutim Serap Usulan Konstituen Saat Reses, Semua Penyampaian dari Masyarakat Priortas Baginya

Pemerintah

Pemkab dan DPRD Kukar Sepakati Tiga Raperda Menjadi Perda

Pemerintah

Anggota Komisi IV DPRD Kukar Soroti Dugaan Ketiadaan Payung Hukum Pemberian Insentif Guru Swasta yang Jadi Temuan BPK

Advertorial

Anggota DPRD Soroti Meningkatnya Angka Pengangguran di Kutim