Home / Advertorial / Pemerintah

Selasa, 26 November 2024 - 17:09 WIB

Anggota DPRD Kaltim Maknai HGN Sebagai Momentum Perjuangkan Peningkatan Kualitas dan Kesejahteraan Guru

Agusriansyah Ridwan - Anggota DPRD Kaltim

Agusriansyah Ridwan - Anggota DPRD Kaltim

KALIMANTAN TIMUR, eksposisi.com –  Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Agusriansyah Ridwan memaknai Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) setiap tanggal 25 November, sebagai momentum untuk memperjuangkan peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru.

Menurutnya, kesejahteraan guru harus menjadi perhatian baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

“Peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru adalah salah satu agenda prioritas yang harus terus kita dorong. Guru-guru harus mendapatkan fasilitas yang representatif agar mereka bisa menjalankan tugasnya dengan baik,” ujarnya.

Selain kesejahteraan, pelatihan dan pengembangan kompetensi guru juga harus menjadi perhatian pemerintah. Peningkatan mutu guru di era digital adalah kunci untuk menyiapkan peserta didik untuk berkembang dalam era global.

Baca Juga :  Pemkab Kukar Berharap Perusahaan Ikut Terlibat dalam Karya Bakti Pertanian

“Kita harus memastikan bahwa guru tidak hanya sejahtera secara ekonomi, tetapi juga memiliki keterampilan yang sesuai dengan perkembangan zaman. Guru harus mampu mengadopsi teknologi dalam proses pembelajaran agar siswa lebih mudah memahami materi yang diajarkan,” jelasnya.

Menurutnya, alokasi anggaran untuk pendidikan, harus ditingkatkan termasuk kesejahteraan guru dan hal-hal yang esensial, seperti pelatihan guru, pengadaan fasilitas belajar, serta insentif bagi guru-guru yang mengabdi di daerah terpencil.

Baca Juga :  Anggota DPRD Kaltim Menyoroti Rendahnya Tingkat Kepatuhan Masyarakat Dalam Membayar pajak Kendaraan Bermotor

“Ini penting untuk memastikan bahwa kualitas pendidikan merata di seluruh wilayah Kaltim,” jelasnya.

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya pemberian insentif khusus bagi guru yang bertugas di daerah pelosok atau perbatasan. Karena guru di daerah terpencil sering menghadapi tantangan yang lebih besar dibandingkan dengan guru di daerah perkotaan.

“Oleh karena itu, mereka harus mendapatkan perhatian lebih, baik dari segi fasilitas maupun insentif,” pungkasnya. (adv/dprd/kaltim)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Erau Adat Kutai 2025 Akan Digelar Bulan September, Sejumlah Persiapan Telah Dilakukan Disdikbud Kukar

Advertorial

PAD Kutim Tahun 2023 Meningkat Mencapai Rp745 Miliar, Jauh Lampaui Target yang Ditentukan

Bisnis

Dispora Kukar Perkuat Layanan Legalitas Usaha untuk Pemuda Wirausaha

Advertorial

Pemkab Kukar Hadiri Acara Puncak Gerakan Sinergi Reforma Agraria Nasional

Advertorial

Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Minta Pemprov Tingkatkan Kualitas Sarana dan Prasarana Pendidikan

Advertorial

Kasmidi Bulang Diamanahi Sebagai Bendahara Umum Pada Acara Pengukuhan DPP Perhiptani

Advertorial

Potensi Wisata Kecamatan Kaubun Akan Dimanfaatkan Tarik Minat Wisatawan

Advertorial

Dispora Kukar Dorong Inovasi Kegiatan Kepemudaan di Era Digital