Home / Advertorial / Infrastruktur / Pemerintah / Politik

Kamis, 15 Mei 2025 - 09:53 WIB

Anggota DPRD Kaltim Menyoroti Kerusakan Jalan Poros Samarinda-Balikpapan

Akhmed Reza Fachlevi - Anggota DPRD Kaltim

Akhmed Reza Fachlevi - Anggota DPRD Kaltim

KALIMANTAN TIMUR, eksposisi.com – Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Akhmed Reza Pahlevi, menyoroti kerusakan jalan poros nasional yang menghubungkan Samarinda dan Balikpapan. Pergerakan tanah di sejumlah titik jalur strategis tersebut memicu kekhawatiran serius akan terganggunya konektivitas antarkota dan distribusi logistik.

Ia menilai kerusakan ini bukan semata persoalan infrastruktur. Menurutnya, ini adalah soal keselamatan dan mobilitas masyarakat yang terancam.

“Jangan tunggu korban. Pemerintah, baik pusat maupun daerah, harus segera turun tangan. Jalan ini urat nadi dua kota terbesar di Kaltim,” kata Akhmed Reza Fachlevi.

Baca Juga :  Pemkab Kukar Salurkan 72 Sapi Kurban ke 20 Kecamatan pada Idul Adha 2026

Ia menyebut pergerakan tanah yang menyebabkan amblesnya jalan kemungkinan besar disebabkan kombinasi kondisi geoteknik yang lemah dan buruknya sistem drainase.

Untuk itu, ia menekankan perlunya kajian teknis mendalam agar penanganan bisa dilakukan secara tepat.

“Struktur tanah di sana sangat labil. Tapi ini bukan masalah baru. Kita butuh pendekatan berbasis data dan perhitungan, bukan tambal sulam,” ujarnya.

. Ia juga menyoroti faktor ekologis yang mempercepat degradasi tanah di kawasan tersebut. Pembukaan hutan, aktivitas tambang, hingga truk-truk pengangkut batu bara disebutnya turut memberi tekanan berat pada infrastruktur jalan.

Baca Juga :  Sekda Menghadiri Rapat Pleno Terbuka Penghitungan Perolehan Suara PSU Pilkada Kukar

“Jalur itu jadi langganan dilewati kendaraan tambang bermuatan besar. Ini tekanan ganda buat jalan yang sudah rentan,” ujarnya.

Ia pun menegaskan, DPRD Kaltim akan terus mengawal persoalan ini. Ia menyebut koordinasi lintas sektor antara kementerian, pemerintah daerah, dan pihak swasta mutlak diperlukan agar perbaikan tak hanya reaktif, tapi juga berkelanjutan.

“Jangan sampai kerusakan terus berulang. Ini waktunya semua pihak duduk bersama dan mencari solusi permanen,” pungkasnya. (adv/dprd/kaltim)

Share :

Baca Juga

Advertorial

MTQ ke-44 Tingkat Kabupaten Kukar Resmi Dibuka, Kecamatan Kota Bangun Darat Sebagai Tuan Rumah

Advertorial

Anggota DPRD Kutim Berkomitmen Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat di Dapilnya

Advertorial

Pertahankan Tradisi, Festival Nutuk Beham Kutai Adat Lawas di Desa Kedang Ipil Rutin Digelar

Advertorial

Taman Palagan Simbol Kota Juang akan Direvitalisasi Tahun 2023

Advertorial

Hari Pertama Masuk Kerja Usai Cuti Lebaran, Sekda Sidak MPP Kukar

Advertorial

Anggota DPRD Pastikan Pendidikan Gratis di Kutim, Ajak Perangi Pungli di Sekolah

Advertorial

Bupati Mengajak Seluruh Lapisan Menyalurkan Zakat Melalui BAZNAZ Kukar

Advertorial

Kasus Cyberbullying Marak Terjadi, DP3A Kukar Tekankan Pentingnya Edukasi Sejak Dini