Home / Advertorial / Pemerintah / Pendidikan-Kesehatan / Politik

Rabu, 25 Oktober 2023 - 17:55 WIB

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim Dorong Pemerintah Beri Pendidikan yang Berkualitas

Salehuddin - Anggota DPRD Kaltim

Salehuddin - Anggota DPRD Kaltim

KALIMANTAN TIMUR, eksposisi.com – Anggaran pendidikan di Kalimantan Timur (Kaltim) terus meningkat. Pada tahun 2023, anggaran ini mencapai lebih dari Rp3,5 triliun dan pada tahun 2024 mendatang, anggaran ini hampir Rp4 triliun.

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Salehuddin mengungkapkan bahwa ia sangat memperhatikan masalah pendidikan di Kaltim. Ia menilai bahwa alokasi anggaran yang besar harusnya bisa memberikan pelayanan pendidikan yang berkualitas bagi seluruh masyarakat.

“Penyelenggaraan pendidikan ini menjadi konsen kita, karena saya di komisi IV yang membidangi Pendidikan,” ujarnya.

Baca Juga :  Disdikbud Kukar Menggelar Rakor Optimalisasi Perencanaan Identifikasi Pengelolaan Anggaran

Ia menjelaskan bahwa salah satu tantangan terbesar yang dihadapi pendidikan di pedalaman adalah kurangnya sarana dan prasarana. Selain itu, jumlah guru atau tenaga pendidik juga masih sangat minim. Akibatnya, akses anak-anak terhadap Kurikulum Merdeka yang menjadi program pemerintah juga terbatas.

“Kurikulum Merdeka hampir tidak dapat diwujudkan secara nyata di pedalaman. Fasilitas yang seharusnya dimiliki siswa pun masih sangat terbatas. Hanya beberapa sekolah di kabupaten dan kota yang telah menerapkannya, sedangkan di pedalaman, situasinya jauh dari memadai,” jelasnya.

Baca Juga :  Atasi Kekosongan Dokter di Pelosok, Pemkab Kukar akan Naikkan Insentif Melalui Revisi Perbup

Selain itu menurutnya bahwa kesejahteraan guru dan tenaga pendidik juga perlu mendapat perhatian lebih. Menurutnya, saat ini kesejahteraan masih terkonsentrasi di daerah perkotaan dan ibu kota kabupaten. Hal ini menyebabkan ketidakmerataan yang harus segera diatasi.

“Kalau bicara soal daerah pedalaman, boro-boro mau melaksanakan Kurikulum Merdeka, hal-hal yang menghormati proses belajar mengajar saja juga sangat ironi. Mohon maaf, guru dan tenaga pendidik di Kaltim, kalau konteks pemerataan, sampai sekarang belum merata untuk mereka yang ada di pedalaman,” tutupnya. (adv)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Dugaan Peredaran BBM Berkualitas Buruk Kembali Mencuat, Membuat Anggota DPRD Kaltim Geram

Advertorial

Pemkab Kukar Anggarkan Rp4,5 Miliar untuk Program 1.000 Guru Sarjana

Bisnis

Kaltim akan Bekerjasama dengan Jepang Terkait Pengelolaan Sampah Laut

Advertorial

Asisten I Setkab Kukar Menghadiri PAW Anggota DPRD, Harapkan Kolaborasi Bersama Pemerintah

Pemerintah

Bupati Edi Damansyah Tinjau Pusban Loa Tebu Usai Dilakukan Perbaikan

Advertorial

Petani Milenial Kukar Inginkan Edi Damansyah Kembali Jadi Bupati untuk Periode Kedua

Advertorial

Pemkab Kukar Terus Berupaya Tingkatkan Status Desa, Salah Satunya Menghadirkan Perbankan Secara Merata

Advertorial

Pelatih dan Tim Official Cabor Berprestasi di Porprov ke-VII akan Diberikan Bonus Oleh Pemkab Kukar