Home / Advertorial / Pemerintah

Selasa, 19 November 2024 - 13:37 WIB

DPPKB Kutim Menggelar Pelatihan Bagi Penyuluh Keluarga Berencana

Pelatihan yang digelar DPPKB Kutai Timur

Pelatihan yang digelar DPPKB Kutai Timur

KUTAI TIMUR, eksposisi.com – Dalam rangka mendukung upaya penurunan angka stunting, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menggelar kegiatan promosi dan komunikasi, informasi, serta edukasi Program Bangga Kencana. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Victoria, Sangatta Utara, pada Senin (18/11/2024) hingga Selasa (19/11/2024).

Pelatihan ini diikuti oleh 70 peserta yang terdiri dari Penyuluh Keluarga Berencana (PKB), Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB), serta Kader Pengelola Kampung Keluarga Berkualitas dari kecamatan zona satu, yakni Teluk Pandan, Rantau Pulung, Bengalon, Sangatta Utara, dan Sangatta Selatan.

Pelaksana Tugas (Plt) Penyuluhan dan Pergerakan DPPKB Kutim, Mulyadi Oktama, yang hadir mewakili Kepala DPPKB Kutim, menekankan pentingnya peran aktif para peserta dalam mendukung program penurunan stunting.

“Mengingat tingginya angka prevalensi stunting, para kader diharapkan dapat terus berkoordinasi dengan DPPKB mengenai perkembangan di wilayah masing-masing,” ujar Mulyadi.

Baca Juga :  Wabup Rendi Solihin Ajak Generasi Muda Berkolaborasi Membangun Kukar

Ia juga mengimbau peserta untuk aktif berdiskusi selama pelatihan agar pemahaman mereka tentang strategi promosi kesehatan semakin mendalam.

“Permasalahan stunting memerlukan perhatian serius. Dengan kolaborasi melalui media cetak, elektronik, dan luar ruangan, kita bisa menyampaikan pesan penting ini lebih luas,” tambahnya.

Pelatihan ini menghadirkan narasumber dari perwakilan BKKBN Kalimantan Timur, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kutim, dan Alan Borneo Kreatif. Materi yang disampaikan mencakup dampak buruk stunting, pentingnya gizi bagi ibu hamil dan anak usia dini, serta strategi efektif dalam menyebarkan informasi melalui berbagai media.

Lilik Nurkholidah, perwakilan BKKBN Kaltim, mengapresiasi inisiatif DPPKB Kutim dalam menyelenggarakan pelatihan ini. Ia mendorong para kader untuk memanfaatkan berbagai platform komunikasi, termasuk media sosial, agar informasi tentang pencegahan stunting dapat diterima lebih luas oleh masyarakat.

Baca Juga :  Anggota DPRD Kutim Sarankan Pemerintah Bangun Bandara Melalui MYC

“Dengan pemahaman yang tepat, masyarakat akan lebih sadar pentingnya asupan gizi cukup dan perawatan kesehatan yang optimal demi mencegah stunting,” katanya, didampingi narasumber Mustain Adnan.

Ketua Panitia, Rosmawati Saragih, menyatakan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam mempromosikan Program Bangga Kencana.

“Diharapkan peserta mampu menyampaikan informasi secara efektif dan menarik melalui berbagai media, sehingga pesan program ini tersampaikan dengan luas dan tepat sasaran,” jelasnya.

Selain itu, peserta juga diajarkan teknik pembuatan konten edukatif yang relevan dengan media masing-masing. “Semoga pelatihan ini menginspirasi kita semua untuk terus berinovasi dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat,” tutupnya. (adv/pemkab/kutim)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Pemkab Kukar Berkomitmen Perkuat Komitmen Penurunan Stunting

Advertorial

Manfaatkan Potensi Kelapa Sawit, Masyarakat Benua Puhun Menjalin Kerjasama Sistem Plasma

Advertorial

Pemkab Kukar Usulkan 5 Raperda ke DPRD

Advertorial

Wabup Kukar Safari Ramadan ke Desa Pela, Tinjau Pembangunan Infrastruktur Desa

Advertorial

Program Karya Bhakti Progresnya Telah Mencapai 75 Persen

Advertorial

Kepala Kesbangpol Buka Musdalub PD KBB Kukar, Ketum Baru Terpilih Secara Aklamasi

Advertorial

Melihat Keindahan Sungai Mahakam dan Wisata Edukasi di Agrowisata Gunung Kelapis Permai

Advertorial

Demi Kesejahteraan Rakyat, DPRD dan Mitra Kerja Harus Terus Bangun Sinergi dan Komunikasi