Home / Advertorial / Pemerintah

Rabu, 23 April 2025 - 19:30 WIB

Bupati Kukar Menghadiri Panen Jagung dan Ikan Hasil Kelompok Tani dan Nelayan di Kelurahan Maluhu

Bupati Kukar, Edi Damansyah saat mengunjungi Kelurahan Maluhu

Bupati Kukar, Edi Damansyah saat mengunjungi Kelurahan Maluhu

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Bupati Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah melakukan Panen Jagung dan Ikan hasil Kelompok Tani dan Nelayan Kelurahan Maluhu, pada Rabu (23/4/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Edi Damansyah menyampaikan bahwa di lokasi ini, ia melihat berbagai aktivitas pertanian yang produktif, termasuk budidaya ikan lele sangkuriang dan ikan patin yang telah dipanen bersama.

“Kami juga melanjutkan panen jagung yang merupakan hasil dari kebun Mas Mul dan rekan-rekan. Meskipun masih berupa jagung manis dan bukan jagung birita, namun produk ini sesuai dengan kebutuhan pasar saat ini,” katanya.

Edi Damansyah juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh petani di Kukar, khususnya di Kelurahan Maluhu, Kecamatan Tenggarong.

“Tetap semangat dan tekuni profesi ini dengan baik. Pemerintah memastikan bahwa program pangan, baik secara nasional maupun lokal di Kutai Kartanegara, akan disinergikan dengan optimal,” ujarnya.

Baca Juga :  Anggota DPRD Kutim Sebut Penataan Permukiman yang Baik Merupakan Langkah Cegah Penyebaran Kebakaran

Menurutnya, sinergi ini melibatkan TNI dan Polri, yang diwakili oleh Kapolres dan Dandim Kukar.

Pihaknya mendorong para petani untuk terus meningkatkan pola budidaya tanamnya. Bantuan seperti pupuk dan peralatan pertanian pun akan tetap disalurkan.

Ia mengungkapkan, tujuan dari semua ini adalah untuk meningkatkan produktivitas seluruh petani di Kukar.

“Di kawasan pertanian ini, tidak hanya jagung yang dibudidayakan. Terdapat pula berbagai tanaman hortikultura dan sayuran,” sebutnya.

Ia mengatakan bahwa kawasan Kelurahan Maluhu tergolong cukup lengkap, bahkan terdapat sawah yang tergabung dalam beberapa kelompok tani, salah satunya adalah Kelompok Tani Tri Rukun.

Ia menjelaskan para petani didampingi Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), serta penguatan dari Kodim dan Polres melalui Babinsa dan Bhabinkamtibmas turut memberikan semangat tambahan.

Baca Juga :  Hadiri Pengukuhan Paskibraka Kukar 2025, Ketua DPRD Harap Bisa Menjalankan Tugas dengan Baik

“Harapannya, jagung yang telah dipanen segera digantikan dengan tanaman baru, tanpa jeda yang panjang,” harapnya.

Ia berpesan, optimalisasi lahan juga terus diupayakan, termasuk dalam hal manajemen tanam dan penyediaan infrastruktur air. Salah satunya melalui pembangunan embung yang sudah ada dan akan terus dimaksimalkan bersama.

“Selama ini, kultur kerja kelompok tani cenderung memberi jeda satu hingga dua bulan setelah panen, terutama pada sawah. Dengan manajemen baru, diharapkan jeda ini dapat ditekan. Misalnya, pada satu hamparan sawah, proses tanam dapat dipersiapkan sembari panen berlangsung, agar lahan terus produktif tanpa menunggu terlalu lama,” pungkasnya. (adv/diskominfo/kukar)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Disdikbud Kutim Menggelar Festival Habsyi Qasidah dan Gebyar Seni Islami

Advertorial

Sekda Kukar Membuka Survei Akreditasi RSUD AM Parikesit

Advertorial

Ketua DPRD Kutim Sampaikan Pengerjaan Jalan Rantau Pulung Capai 100 Persen

Advertorial

Sekda Kukar Sampaikan Keinginan Bupati Saat Menghadiri Forum Lintas OPD

Advertorial

Sekretariat DPRD Kukar Semarakkan Pawai Pembangunan Peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia

Advertorial

Fraksi PDI-P DPRD Soroti Koreksi PAD Kutim oleh BPK

Bisnis

Sekda Sri Wahyuni Menyampaikan kepada Malaysia Capaian Kaltim Mendapatkan Dana Karbon

Advertorial

Anggota DPRD Kutim Sebut Fasilitas dan Kualitas Pendidikan di Sangkulirang Masih Minim