Home / Advertorial / Pemerintah / Pendidikan-Kesehatan

Selasa, 13 Mei 2025 - 19:36 WIB

Bupati Kukar Meresmikan Posyandu Melati Ungu di Desa Sebulu Ilir

Peresmian Posyandu Melati Ungu di Desa Sebulu Ilir

Peresmian Posyandu Melati Ungu di Desa Sebulu Ilir

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Bupati Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Edi Damansyah, meresmikan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Melati Ungu yang berlokasi di Desa Sebulu Ilir, Kecamatan Sebulu, pada Selasa (13/05/2025)

Dalam kesempatan itu, Edi Damansyah menegaskan bahwa Posyandu merupakan bentuk nyata partisipasi masyarakat dalam pelayanan kesehatan dasar.

Namun demikian, keberadaan dan kesinambungan Posyandu tidak dapat berjalan dengan sendirinya tanpa dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah.

“Berbagai kebijakan telah kami rumuskan dan implementasikan melalui sejumlah program, agar Posyandu tetap eksis dan menjadi garda terdepan dalam pemberdayaan masyarakat, khususnya di bidang kesehatan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Sejumlah Persiapan Dilakukan Kecamatan Samboja Barat Menjelang MTQ ke-45 Tingkat Kabupaten Kukar

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Desa Sebulu Ilir atas diresmikannya gedung Posyandu yang baru. Diharapkan, fasilitas ini dapat menunjang operasional kegiatan Posyandu yang berlangsung secara rutin maupun insidental.

“Atas nama pemerintah daerah, saya mengucapkan selamat dan terima kasih kepada seluruh warga. Semoga keberadaan Posyandu ini memberikan kemudahan pelayanan serta menjadi suntikan semangat baru bagi para kader dalam menjalankan tugas mulianya, terutama dalam meningkatkan derajat kesehatan ibu, bayi, dan balita,” ucapnya.

Ia menyinggung upaya penanganan dan pencegahan stunting di Kabupaten Kutai Kartanegara. Melalui Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS), pemerintah telah melaksanakan program intervensi seperti Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dan Pemberian Makanan Bergizi (PMB) bagi bayi dan balita yang berisiko mengalami stunting, gizi buruk, maupun gizi kurang.

Baca Juga :  Anggota DPRD Kutim Prihatin Terkait Penempatan Jabatan di OPD yang Tidak Transparan

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergotong royong menuntaskan persoalan stunting. Pemerintah desa, lembaga kemasyarakatan, Posyandu, PKK, RT, hingga Karang Taruna diharapkan dapat berkolaborasi dalam mendukung upaya ini.

“Langkah-langkah ini merupakan bagian dari target besar kita menuju zero stunting di Kukar. Untuk itu, kita perlu bergerak cepat dengan intervensi yang konkret dan menyeluruh,” pungkasnya. (adv/diskominfo/kukar)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Anggota DPRD Kutim Soroti Kinerja Pemerintah Dalam Pelayanan Publik

Advertorial

KPU Kukar Melakukan Tahapan Penyortiran dan Pelipatan Surat Suara Pilkada Serentak 2024

Advertorial

Bupati Kukar Kukuhkan Pengurus LPTQ 2025–2030, Serahkan Pataka dan Bantuan Sosial

Advertorial

Ketua DPRD Kutim Sebut Potensi Pariwisata Perlu Pengembangan Fasilitas untuk Tingkatkan Daya Tarik

Advertorial

Wakil Ketua DPRD Kaltim Berkomitmen Mendukung Upaya Mewujudkan Kemandirian Pangan

Advertorial

Sekda Menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kukar Terkait Raperda Pembentukan Tujuh Desa Persiapan

Advertorial

Berkualitas Tinggi, Hasil Olahan Biji Kopi di Desa Perangat Penyuplai Terbesar di Kukar

Advertorial

Disdikbud Kukar Dukung Pelestarian Budaya Lokal Lewat Film dan Bahasa Daerah