Home / Advertorial / Pemerintah / Pendidikan-Kesehatan

Minggu, 18 Mei 2025 - 09:45 WIB

Disdikbud Kukar akan Menggelar Grand Final Duta Budaya Sadi Sengkaka di Depan Museum Mulawarman

Puji Utomo - Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kukar

Puji Utomo - Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kukar

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Setelah sukses menggelar sesi Unjuk Bakat Duta Budaya bertajuk ‘Sadi Sengkaka’ dalam agenda Malam Rekat Budaya, yang berlangsung di Panggung Taman Tanjong Tenggarong, pada Sabtu (17/5/2025).

Selanjutnya kegiatan ini memasuki tahapan Grand Final yang akan digelar di depan Keraton Museum Mulawarman, Tenggarong, pada 25 Mei 2025 mendatang.

“Acara puncak ini rencananya akan digelar secara terbuka di depan Keraton Museum Mulawarman,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Puji Utomo, pada Sabtu (17/5/2025).

Penampilan para peserta dalam sesi unjuk bakat mendapat apresiasi tinggi dari pihak penyelenggara.

Baca Juga :  Disdikbud Kukar Menggelar Lomba Bagi Guru dan Siswa Meriahkan Hardiknas 2025

Meski sebagian besar aksi bersifat spontan, para peserta berhasil menampilkan kemampuan luar biasa dalam berbagai bidang, mulai dari tari, musik, hingga pidato.

Ia menyatakan kekagumannya atas potensi yang ditunjukkan, dan berharap bakat-bakat tersebut dapat terus diasah serta dikembangkan.

“Momen ini semakin berkesan dengan penggunaan properti budaya seperti sepatu begasing dan atribut tradisional lainnya, sebagai simbol semangat pelestarian budaya sejak usia dini,” katanya.

Ia menyampaikan, Disdikbud Kukar, selaku penggagas kegiatan, menegaskan bahwa peran utama mereka di bidang kebudayaan adalah melakukan pembinaan dan pelestarian.

Baca Juga :  Pemkab Kukar Hibahkan Bangunan dan Dana Renovasi kepada Bawaslu Kukar

“Kami berharap ajang ini dapat menjadi wadah bagi generasi muda untuk turut menjaga dan melestarikan nilai-nilai budaya lokal secara berkelanjutan,” ucapnya.

Mengenai gelar “Sadi Sengkaka” yang diberikan dalam ajang ini, Puji menjelaskan bahwa seluruh peserta yang berhasil masuk 12 besar memiliki kedudukan yang setara. Gelar tersebut bersifat simbolis, karena pada hakikatnya semua peserta dianggap sebagai juara.

“Masing-masing memiliki tanggung jawab yang sama sebagai duta budaya, yang diharapkan mampu menyebarluaskan informasi mengenai kekayaan budaya lokal di lingkungan sekitar maupun ke masyarakat luas,” pungkasnya. (adv/disdikbud/kukar)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Kukar Akan Kirim Empat Perwakilan Ikuti FTBI Tingkat Nasional Tahun 2024

Bisnis

Rencana Penggusuran Pedagang Warung Panjang di Tahura Bukit Soeharto Ditunda

Advertorial

Bupati Kukar Meresmikan Kios Pengendalian Inflasi dan Pos Kesehatan Berbasis Masjid

Advertorial

Pansus DPRD Kaltim Telah Mermpungkan Naskah Raperda Tratibumlinmas

Pemerintah

BKPSDM Kukar Siap Ikuti Wacana ASN Bekerja Dekat Rumah, Penempatan Tetap Sesuaikan Kebutuhan Prioritas Pelayanan

Ekonomi

Guna Mempercepat Pembangunan, Kepala OIKN Melakukan Pertemuan dengan Pimpinan Perbankan

Advertorial

Dispora Kukar Menggelar Program Pembinaan Bagi Wirausaha Muda, Guna Memperkuat Kapasitas Bisnis

Advertorial

Pansus RPJMD DPRD Kaltim Minta Pemprov dan Pemda Melakukan Sinkronisasi Program Unggulan