Home / Advertorial / Pemerintah

Senin, 2 Desember 2024 - 19:55 WIB

Potensi Batu Bara Menipis, Anggota DPRD Kutim Dorong Pemkab Maksimalkan Sektor Pertanian

Yusri Yusuf - Anggota DPRD Kutai Timur

Yusri Yusuf - Anggota DPRD Kutai Timur

KUTAI TIMUR, eksposisi.com – Pendapatan daerah dari sektor tambang batu bara memang masih menjadi sumbangsi tertinggi untuk anggaran Kutai timur (Kutim).  Namun tahun akan selalu berganti dan sumber daya alam tersebut tentunya akan habis.

Menanggapi itu, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutim, Yusri Yusuf berpendapat bahwa jika pemerintah harus menata kutai timur dalam jangka yang lebih panjang.

“Yah pemerintah harus berpikir bagaimana kutim ini pasca tambang, dia harus mempersiapkan baik itu industri maupun ekonomi kreatifnya, potensi apalagi nih di kutin yang harus disiapin semuanya harus di matangkan,” kata Yusri Yusuf di Kantor DPRD belum lama ini.

Yusri menambahkan bahwa kutai timur ini akan tetap beregenerasi dan mendorong pemerintah untuk tetap mengakomodasi segala potensi sumber daya manusia yang ada.

Baca Juga :  Bupati Berharap IDI Kukar Mengoptimalkan Tugasnya untuk Mengabdi ke Masyarakat

“Sarana dan prasarananya juga harus dikonsepkan karena kapan itu tidak dipersiapkan kasian generasi kita hidup dalam kecemasan yah paling gak hidup dalam kestandaranlah,” kata Yusri.

Selain itu, Yusri mengatakan bahwa potensi dari sektor lain juga bisa lebih dikembangkan salah satunya Pariwisata.

“Walaupun nanti setelah tambang banyak nih yang mutasi atau kembali ke daerahnya jadi pemerintah harus menyiapkan apasaja yang harus dilakukan contohnya perkebunan sudah disiapin, pariwisata juga harus disiapin dan industri juga harus mulai nih,” jelas Yusri.

“Industri kan belum adanih dikutai timur ini harus mulai, apalagi yang harus di industrikan potensinya apa, jangan berharap di sumber daya alam terus,” lanjutnya.

Baca Juga :  Koperasi TKBM Karya Sejahtera Samboja Berdiri Sejak 2006, Buka Lapangan Kerja Bagi Ratusan Anggota

Lebih lanjut, politikus partai demokrat tersebut menilai jika sektor yang paling berpotensi di kutim ini adalah pertanian.

“Pertanian ajah sudah tapi cuman itu hasilnya kecil nyomongnya besar terus yang kerja orang luar bukan asli kutim apalagi beberapa kasus-kasus mereka ditawari bertani mungkin gak mau gituloh, meyakinkan petani kalau bisa kaya itu yang susah,” ujar Yusri.

Dirinya berharap agar mindset masyarakat tentang bertani perlu di ubah untuk dikembangkan utamanya untuk generasi-generasi muda.

“Merubah pikiran itu supaya mereka bisa tergiur karena kalau sawit udah banyak yang sejahtera tapi kalau bertani seperti sayur mayur padi sawah itu harus di kembangkan,” pungkasnya. (adv/dprd/kutim)

Share :

Baca Juga

Pemerintah

Mutasi 124 Pejabat di Kukar, Bupati Tekankan Semangat Baru dan Basis Data

Advertorial

Tingkatkan Keselamatan Pengendara di Jalan Raya, Dishub Kutim Terus Melakukan Razia

Advertorial

Program Kukar Berkah Andalan Edi Damansyah Membawa Dampak Positif Bagi Kukar

Advertorial

Anggota DPRD Kutim Berkomitmen Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat di Dapilnya

Pemerintah

Apel Kehormatan dan Renungan Suci di TMP Wadah Batuah, Rangkaian Peringatan Peristiwa Merah Putih Sangasanga

Advertorial

Bupati Kukar Resmikan Gedung Baru Kantor Kelurahan Bukit Biru, Dorong Perbaikan Budaya Kerja dan Tingkatkan Pelayanan

Advertorial

Pemkab Kukar akan Bangun Taman Hijau dan Pusat UMKM di Lahan Bekas CBD Tenggarong

Advertorial

DPRD Kukar Sahkan APBD 2025 Sebesar 12 Triliun, Pemkab Ingin Dapat Bagian yang Adil