KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan penyaluran perlengkapan sekolah gratis bagi siswa baru jenjang PAUD, SD, dan SMP melalui program “Kukar Idaman Terbaik” ditargetkan rampung pada Agustus 2026.
Kepala Disdikbud Kukar, Heriansyah, mengatakan mekanisme penyaluran bantuan dilakukan melalui sekolah masing-masing. Anggaran program bersumber dari Disdikbud Kukar yang kemudian disalurkan kepada sekolah untuk diteruskan kepada para peserta didik.
“Kalau teknis penyaluran, sumber anggarannya dari Dinas Pendidikan. Nanti akan kita distribusikan langsung kepada sekolah, sekolah nanti melalui koperasi itu mendistribusikan kepada seluruh peserta didik yang ada di sekolah-sekolah,” katanya saat diwawancara awak media, pada Senin (10/08/2026).
Untuk jenjang SD dan SMP, penyaluran bantuan dilakukan dalam bentuk transfer dana kepada sekolah. Selanjutnya, koperasi sekolah akan membantu proses penyaluran perlengkapan kepada siswa penerima.
Heriansyah menjelaskan, besaran anggaran yang dialokasikan untuk setiap siswa berbeda berdasarkan jenjang pendidikan. Namun, ia belum dapat menyampaikan angka pasti karena rincian anggaran berada pada masing-masing bidang di Disdikbud Kukar.
“Kalau untuk yang dianggarkan per siswa berapa, saya kurang tahu persis. Nanti rinciannya itu ada di bidang masing-masing,” ujarnya.
Ia memastikan tidak terdapat perbedaan besaran bantuan berdasarkan wilayah sekolah. Artinya, sekolah yang berada di wilayah perkotaan maupun daerah lainnya mendapatkan perlakuan anggaran yang sama sesuai jenjang pendidikannya.
Sebagai gambaran, Heriansyah menyebut besaran bantuan untuk siswa SMP berada pada kisaran tertentu, namun angka tersebut masih berupa contoh dan bukan angka final yang dapat dijadikan acuan.
“Jadi SMP misalnya kita berikan, contoh ya misalnya SMP itu kita berikan misalnya Rp950 ribu, nah itu semuanya rata melalui koperasi,” jelasnya.
Heriansyah menargetkan seluruh proses penyaluran perlengkapan sekolah gratis dapat diselesaikan dalam satu bulan atau selama Agustus 2026.
“Ya, dalam satu bulan ini, Agustus ini selesai,” katanya.
Program tersebut menyasar seluruh siswa baru pada jenjang PAUD, SD, dan SMP di Kabupaten Kukar. Secara keseluruhan, jumlah penerima ditargetkan mencapai sekitar 30 ribu siswa baru.
Terkait total anggaran yang dikucurkan untuk program tersebut, Heriansyah menyebut nilainya bervariasi sesuai jenjang pendidikan. Anggaran untuk siswa SD lebih rendah dibandingkan SMP, sementara jenjang PAUD mendapatkan alokasi yang lebih rendah lagi.
“Bervariasi tergantungkan SD, dia agak lebih rendah, kemudian PAUD lebih rendah lagi,” jelasnya.
Heriansyah mengatakan pihaknya masih melakukan konsolidasi data untuk memastikan nilai total anggaran program tersebut. Ia menegaskan angka pasti akan disampaikan setelah seluruh data dari bidang terkait dikumpulkan.
“Nanti mau tahu persisnya saya kompilasi dulu, biar datanya akurat,” pungkasnya. (ltf/fdl).










