KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan persiapan kontingen atlet menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur (Kaltim) 2026 di Kabupaten Paser terus dimatangkan.
Sejumlah kebutuhan mulai dari administrasi, keberangkatan, akomodasi hingga transportasi telah dikoordinasikan bersama cabang olahraga (cabor).
Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, mengatakan seluruh persiapan tersebut telah disampaikan dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama DPRD Kukar.
Pihaknya juga telah berkomunikasi dengan masing-masing cabor terkait kebutuhan yang harus dipersiapkan menjelang pelaksanaan Porprov.
Menurutnya, Dispora tidak hanya menyiapkan kebutuhan administrasi, tetapi juga telah memetakan pola keberangkatan dan akomodasi yang akan digunakan selama kontingen berada di Kabupaten Paser. Skema tersebut disusun dengan mempertimbangkan jadwal pertandingan masing-masing cabor.
Ali menjelaskan, khusus transportasi dari Tenggarong menuju Paser dan sebaliknya, pengelolaannya diserahkan kepada masing-masing cabor.
Menurutnya, atlet dan pengurus cabor lebih memahami kebutuhan perjalanan mereka, termasuk waktu keberangkatan dan waktu istirahat untuk menjaga kondisi fisik atlet.
“Kalau kita lempar ke pihak ketiga, tentunya pihak ketiga mengejar target. Kalau mereka sendiri, mungkin mereka harus beristirahat di sini untuk menjaga kondisi fisik mereka, itu mereka sendiri yang atur,” ujarnya pada Senin (21/9/2026).
Selain transportasi, kebutuhan makan dan minum selama berada di Paser juga akan dikelola oleh masing-masing cabor. Skema tersebut dinilai lebih fleksibel mengingat jadwal pertandingan setiap cabang olahraga berbeda-beda, sehingga kebutuhan atlet tidak dapat diseragamkan.
Ia memastikan seluruh persiapan yang menjadi tanggung jawab Dispora telah dikoordinasikan bersama cabor. Saat ini, pihaknya tinggal menindaklanjuti sejumlah kebutuhan anggaran, khususnya terkait uang saku bagi atlet dan ofisial selama mengikuti Porprov.
Pihak Dispora juga akan berkomunikasi dengan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kukar mengenai kebutuhan uang saku tersebut.
Ia berharap pencairan dapat dilakukan sebelum keberangkatan sehingga uang saku sudah diterima para atlet ketika menuju Paser.
“Kita tinggal bagaimana hari ini berkomunikasi dengan pihak BPKAD terkait dengan uang saku yang diminta. Diharapkan memang pada saat mau berangkat ini sudah tersampaikan kepada atlet semua,” katanya.
Terkait besaran keseluruhan anggaran Porprov, Aji Ali mengatakan pihaknya belum dapat menyampaikan angka secara terperinci.
Hal tersebut karena anggaran Dispora dalam satu kegiatan mencakup sejumlah agenda olahraga lainnya, seperti Porprov Korpri, Porprov Kaltim, kegiatan SOIna yang akan berlangsung di Nusa Tenggara Timur, serta agenda olahraga lainnya.
Namun, ia memastikan kebutuhan untuk pelaksanaan Porprov Kaltim telah masuk dalam perencanaan dan berjalan sesuai tahapan.
Dispora juga akan segera menyusun telaahan kepada Sekretaris Daerah Kukar selaku Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk menyampaikan kebutuhan anggaran secara lebih rinci.
“Secara administrasi kami akan segera membuat telaahan kepada Pak Sekretaris Daerah selaku Ketua TAPD untuk memberikan informasi kepada beliau bahwa untuk keperluan Porprov kita perlu dana berapa,” jelasnya.

Untuk uang saku, Dispora akan menyesuaikan besaran dengan standar yang berlaku serta jadwal resmi yang dirilis oleh PB Porprov. Penyesuaian tersebut akan dilakukan berdasarkan jumlah hari atlet dan ofisial berada di Paser.
Pada Porprov Kaltim 2026, Kukar akan mengikuti hampir seluruh cabang olahraga yang dipertandingkan. Dari total 64 cabor yang tersedia, Kukar mengikuti 63 cabor, sementara salah satu cabang yang baru hadir dalam agenda tersebut adalah padel yang masih berstatus eksibisi.
“Yang baru itu eksibisi itu, eksibisi itu ya padel yang baru. Ya Padahal itu yang eksibisi,” pungkasnya. (ltf/fdl)









