Home / Pemerintah / Pendidikan-Kesehatan

Senin, 14 Agustus 2023 - 18:39 WIB

DPTPH Kaltim Menggelar Festival Pangan Lokal, Pamerkan Olahan Makanan B2SA

KALIMANTAN TIMUR, eksposisi.com – Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura (DPTPH) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar Festival Pangan Lokal dengan memamerkan sejumlah produk olahan makanan beragam bergizi seimbang dan aman (B2SA) tingkat Provinsi, di Pendopo Odah Etam, pada Sabtu (14/8/2023).

Sejumlah olahan makanan khas Kaltim, seperti jajanan, kue, puding, minuman, disajikan dalam festival yang melibatkan tim penggerak PKK se- Kalimantan Timur itu.

Kepala DPTPH Kaltim Siti Farisyah mengatakan kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa Kaltim memiliki banyak sumber pangan lokal selain beras atau nasi.

“Kami bekerja sama dengan tim penggerak PKK Kaltim, dengan melibatkan PKK kabupaten dan kota untuk memamerkan produk pangan lokal di daerah masing- masing,” kata Siti Fitraih Yana.

Baca Juga :  Dishub Kukar Menggodok Perbup Terkait Izin Penyelenggaraan Angkutan Karyawan

Ia mengungkapkan bahwa saat ini makanan yang di konsumsi masyarakat cenderung belum memenuhi kaidah gizi yang seimbang, sehingga banyak masyarakat yang mengeluh sakit akibat salah konsumsi makanan.

Sinergi dengan penggerak PKK ini tidak terbatas pada kegiatan festival, namun kami akan bersama-sama mensosialisasikan pangan lokal kepada masyarakat,” kata Yana.

Menurut Yana, program diversifikasi pangan dengan membudayakan pangan non-beras justru meningkatkan konsumsi terigu, sebab terigu menjadi salah satu komoditas andalan.

Festival B2SA menjadi suatu upaya untuk memperkenalkan dan memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa sumber karbohidrat tidak hanya dari beras dan terigu, tapi banyak pangan lokal yang bisa menjadi sumber karbohidrat alternatif, seperti jagung, ubi kayu, sukun, pisang, dan sebagainya.

Baca Juga :  Grup Musik Bagindas Sukses Menghibur Masyarakat di Tenggarong

Dengan melibatkan tim penggerak PKK, Yana berharap sosialisasi budaya pangan lokal ini bisa tersebar secara luas kepada masyarakat, mengingat tim PKK ada di kabupaten dan kota dan memiliki kader sampai wilayah pedalaman.

“Harapannya melalui festival ini menumbuhkan minat masyarakat untuk mengolah potensi bahan lokal menjadi pangan sehat, aman dan komposisi gizi seimbang serta diminati masyarakat luas,” jelasnya.

Kegiatan tersebut dirangkai dengan pemberian penghargaan Kreasi Menu Sarapan B2SA Bekal Anak Sekolah Remaja Putri Usia 12 Tahun, Kreasi Menu Sarapan B2SA untuk ibu hamil. (adm)

Share :

Baca Juga

Advertorial

DPRD Kutim Gencar Sosialisasi Perda Penanganan HIV, Sasar Kecamatan Muara Wahau

Advertorial

Anggota DPRD Kutim Ingatkan Pentingnya Implementasi Perda Perlindungan Anak

Hukum - Kriminal

Fasilitas Pendidikan di LPKA Kelas II Tenggarong Akan Ditingkatkan

Advertorial

Sekda Imbau Masyarakat untuk Tidak Panic Buying Karena Kenaikan Sejumlah Harga Bahan Pokok

Advertorial

DP3A Kukar Beri Respon Positif Terkait Aturan Cuti Ibu yang Melahirkan

Ekonomi

Rasionalisasi APBD Kukar Capai Rp2 Triliun, Bupati: Tantangan Terbesar Ubah Budaya Kerja

Pemerintah

Pemkab Kukar Siapkan Perbup Beasiswa dan Bantuan Pendidikan 2026

Advertorial

Anggota DPRD Kutim Sebut Pentingnya Peran Keluarga dan Lingkungan yang Baik Tekan Kekerasan Seksual