KALIMANTAN TIMUR, eksposisi.com – Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Abdul Giaz, mendesak manajemen Big Mall Samarinda untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem keamanan dan penanggulangan kebakaran, pasca insiden kebakaran di pusat perbelanjaan terbesar di Kaltim tersebut.
“Evaluasi total wajib dilakukan, terutama sistem sprinkler yang diduga tidak berfungsi saat kejadian. Ini tidak boleh terulang,” tegas Abdul Giaz, pada Kamis (12/6/2025).
Ia menekankan bahwa Big Mall bukan sekadar pusat belanja, melainkan bagian penting dari kehidupan sosial dan ekonomi warga Samarinda.
Penutupan operasional pascakebakaran dinilai berdampak luas, termasuk terhadap ribuan pekerja dan pelaku UMKM yang menggantungkan penghasilan dari aktivitas di mall tersebut.
ia juga menyatakan bahwa Komisi II DPRD Kaltim akan memanggil seluruh manajemen pusat perbelanjaan di Samarinda untuk memastikan kesiapan sistem mitigasi bencana.
“Kami tidak ingin kecolongan lagi. Semua mall harus siap menghadapi situasi darurat,” pungkasnya. (adv/dprd/kaltim)









