Home / Peristiwa

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:25 WIB

Hoaks Kebakaran di Mangkurawang, Pecah Konsentrasi Petugas Damkar di Tengah Upaya Pemadaman Api di Belida

Petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan api  di Jalan Belida Gang 2 RT 7, Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong (Istimewa)

Petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan api di Jalan Belida Gang 2 RT 7, Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong (Istimewa)

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Di tengah upaya pemadaman kebakaran yang melanda kawasan Jalan Belida Gang 2 RT 7, Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong pada Senin (20/7/2026) malam, beredar informasi palsu mengenai adanya kebakaran lain di wilayah Kelurahan Mangkurawang.

Informasi tersebut sempat membuat petugas dan relawan meningkatkan kewaspadaan sebelum akhirnya dipastikan tidak benar.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmatan) Kutai Kartanegara (Kukar), Fida Hurasani, mengatakan informasi yang beredar ternyata menggunakan rekaman video lama saat peristiwa kebakaran di kawasan Jalan Al-Jawahir, Kelurahan Baru.

“Videonya video lama, yaitu video kebakaran di Al-Jawahir. Makanya tadi saya sempat menyampaikan lewat radio kepada anggota dan teman-teman relawan untuk tidak panik,” ujarnya.

Menurutnya, kemunculan informasi semacam itu bukan kali pertama terjadi saat petugas sedang menangani kebakaran besar.

Meski demikian, ia mengingatkan seluruh personel agar tidak mudah terpancing oleh laporan yang belum dipastikan kebenarannya karena dapat memecah konsentrasi penanganan di lapangan.

“Kita tidak mau konsentrasi kita terpecah. Saya tidak menuduh siapa pun, tetapi informasi seperti itu sangat mungkin memang sengaja disebarkan untuk mengalihkan perhatian petugas. Ini menjadi pelajaran bagi kita semua,” katanya.

Baca Juga :  Erau Adat Kutai 2025 Siap Digelar, Pembukaan Akan Dimeriahkan Tari Massal

Fida mengungkapkan, sejumlah anggota bahkan sempat terkecoh setelah menerima laporan adanya dua titik kebakaran berbeda. Untuk memastikan informasi tersebut, ia memutuskan tidak langsung mengerahkan armada pemadam.

“Saya ambil keputusan semua unit tidak boleh bergerak dulu. Saya kirim petugas bermotor untuk memastikan ke Kampung Baru maupun Mangkurawang. Alhamdulillah setelah dicek memang tidak ada kebakaran di sana,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, dua unit pemadam yang sebelumnya disiagakan di Pos Patimura memang sengaja tidak langsung diterjunkan ke lokasi kebakaran di Jalan Belida. Keputusan tersebut diambil sebagai langkah antisipasi apabila benar terjadi kejadian lain di wilayah tengah kota.

Meski tidak sampai mengganggu secara signifikan proses pemadaman, Fida mengakui informasi palsu tersebut sempat membuat koordinasi di lapangan sedikit terganggu. Bahkan, menurutnya, terdapat relawan yang nyaris mengalami insiden saat merespons laporan yang belum terverifikasi.

Untuk itu, pihaknya meminta jaringan relawan menelusuri asal mula penyebaran informasi tersebut. Namun, fokus utama tetap diarahkan pada perbaikan sistem verifikasi laporan dibanding mencari pihak yang bertanggung jawab.

Baca Juga :  Masyarakat Desa Kedang Ipil Antusias Persiapkan Tradisi Nutuk Beham

“Bisa saja orang tersebut hanya meneruskan pesan. Tetapi yang terpenting bagi kami adalah menjadikan ini sebagai pelajaran agar tidak mudah panik ketika menerima informasi serupa,” ungkapnya.

Selain menyoroti penyebaran hoaks, Fida juga melakukan evaluasi terhadap pola komando dan mobilisasi personel saat penanganan kebakaran. Menurutnya, komunikasi antarpeleton harus diperkuat agar seluruh perintah berjalan melalui satu jalur komando.

Ia menjelaskan, saat menerima laporan awal, petugas terlebih dahulu melakukan verifikasi sebelum menetapkan status kejadian. Setelah dua unit pertama tiba di lokasi dan memastikan api sudah dalam kondisi besar atau “label merah”, seluruh armada kemudian diperintahkan bergerak menuju tempat kejadian kebakaran.

“Semua harus mengacu kepada satu insiden komandan sehingga tidak ada lagi perbedaan perintah di lapangan. Dengan begitu, respons penanganan akan semakin cepat dan terkoordinasi,” pungkasnya. (ltf/fdl)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Ketua DPRD Kukar Imbau Masyarakat untuk Memasang Bendera Merah Putih, Larang Pengibaran Bendera One Piece

Peristiwa

PW KBBKT Gelar Ibadah Kurban, Sembilan Sapi dan Satu Kambing Disembelih Pada Iduladha 1444 Hijriah

Peristiwa

Harga Dexlite Melonjak, Antrean Panjang Solar Subsidi Hal Biasa Terjadi di Tenggarong

Peristiwa

Truk Terguling di Dalam Kapal Saat Sandar di Pelabuhan Semayang Balikpapan, 4 Orang Terjepit 1 Korban Tewas

Advertorial

Anggota DPRD Kaltim Mendesak Manajemen Big Mall Samarinda Melakukan Evaluasi Pasca Insiden Kebakaran

Peristiwa

16 Warga Kukar Terdeteksi Probable Omicron

Peristiwa

Pria Ditemukan Tewas di Rumah Kosong, Warga Menduga Akibat Gigitan Ular Berbisa

Infrastruktur

Siswa Marangkayu Seberangi Sungai Gunakan Kereta Katrol, Bupati Kukar Pastikan Pembangunan Jembatan Permanen Masuk Prioritas