KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Pesta Adat Erau Pelas Benua tahun 2022, resmi berakhir. Penutupan Erau di tandai dengan Penurunan Tiang Ayu yang telah berdiri sejak tujuh hari yang lalu di Keraton Kesultanan Kutai Kartaenara Ing Martadipura atau Museum Mulawarman, Tenggarong.
Bupati Kutai Kartanegara, Edi Damansyah, bersama Kerabat Kesultanan dan tamu undangan berjumlah 6 orang menurunkan atau menidurkan Tiang Ayu di atas kasur dan bantal berwarna kuning. Setelah Tiang Ayu diletakkan, Sultan Kutai Ing Martadipura, Adji Muhammad Arifin melanjutkan prosesi dengan menaburkan beras kuning dan memercikkan air tepong tawar kea arah Tiang Ayu.
“Rangkaian Erau tahun ini berjalan dengan, baik. Terakhir sebagai penutupan Erau yakni Menurunkan Tiang Ayu yang dilakukan oleh Sultan,” kata Edi Damansyah.
Dalam kesempatan ini ia pun mendoakan agar Sultan Adji Muhammad Arifin, senantiasa sehat dan selalu diberikan kekutan sehingga bisa terus beraktivitas dan memberikan nasehat kepada Pemkab Kukar.
Edi juga memberikan apreasiasi kepada Kesultanan Ing Martadipura, dan seluruh pihak maupun masyarakat yang telah membantu mensukseskan gelaran Erau, agar bisa berjalan dengan baik.
“Respon masyarakat menyampaikan kepada kami bahwa semua kegiatan berjalan dengan baik,” informasikan nya.
Tambahnya, tahun depan pihaknya akan mempersiapkan Pesta Adat Erau dengan lebih baik lagi, sehingga tradisi budaya adat istiadat kesultanan tetap terjaga dengan baik.
“Di sisi lain ekonomi kreatif dan kerakyatan bisa meningkat kembali,” tutupnya. (adv)










