Home / Advertorial / Pemerintah

Kamis, 31 Oktober 2024 - 12:30 WIB

Ingatkan Pentingnya Perlindungan Perempuan dan Anak, DPPPA Kutim Menggelar Seminar

Seminar Perlindungan Perempuan yang digelar DPPPA Kutim

Seminar Perlindungan Perempuan yang digelar DPPPA Kutim

KUTAI TIMUR, eksposisi.com –  Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kutai Timur (Kutim) menggelar Seminar Sehari Perlindungan Perempuan bertema “Pentingnya Self-Compassion (Menghadapi Tekanan dan Tantangan Hidup) Bagi Kesehatan Mental Perempuan” pada Rabu, (30/10/2024).

Seminar ini diselenggarakan di Kantor Bupati, Ruang Meranti, dan dibuka oleh Plt Kepala DPPPA Kutai Timur, Tuti Suprihatin.

Dalam momen tersebut Tuti Suprihatin menekankan pentingnya perlindungan perempuan sebagai upaya melindungi hak-hak perempuan dan anak dari berbagai bentuk kekerasan, diskriminasi, dan permasalahan lainnya.

Ia juga menyebutkan Undang-Undang No. 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT) dan Undang-Undang No. 12 Tahun 2002 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual sebagai landasan hukum penting dalam perlindungan perempuan di Indonesia.

Baca Juga :  Prosesi Perebahan Tiang Ayu, Tanda Berakhirnya Rangkaian Festival Erau Adat Kutai 2025

Menurut data Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (SIMFONI PPA) Kabupaten Kutai Timur, angka kekerasan terhadap perempuan di wilayah ini masih tinggi.

Namun, banyak korban kekerasan, khususnya ibu rumah tangga, yang enggan melapor, terutama jika pelaku adalah orang terdekat seperti suami atau anggota keluarga lainnya. Faktor ekonomi juga menjadi hambatan, karena korban khawatir kehilangan sumber nafkah jika melaporkan pelaku yang merupakan suami atau kerabat dekat.

Baca Juga :  Anggota DPRD Minta Pemkab Kutim Melakukan Evaluasi Terminal Bus Sangatta

Ia berharap, melalui seminar ini, para peserta, khususnya ibu-ibu rumah tangga, dapat memperoleh wawasan baru dan merasa didukung untuk menghadapi tantangan hidup.

Ia juga berharap agar acara ini menginspirasi masyarakat untuk melaporkan kasus-kasus kekerasan yang terjadi, demi menekan angka kekerasan terhadap perempuan di Kabupaten Kutai Timur.

“Harapan kami, mulai dari seminar ini, perlindungan bagi perempuan bisa semakin kuat, dan angka kekerasan dapat menurun di wilayah Kutai Timur,” pungkasnya. (adv/pemkab/kutim)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Pemdes Karang Tunggal Akan Mengembangkan Agrowisata

Advertorial

Pemkab Kutim Suguhkan Hiburan Berkelas di Pentas Seni Kebudayaan, Kuliner, dan Adat Nusantara

Pemerintah

Beasiswa Kukar Idaman Tahap Kedua Cair Hari Ini, Mahasiswa Tetap Akan Melakukan Aksi Unjuk Rasa Besok

Advertorial

Bupati Melepas Kontingen PWI Kukar untuk Bertanding ke Porwada Kaltim di Bontang

Advertorial

Korpri Kukar Harumkan Nama Daerah di Pornas Palembang, Pemkab Beri Apresiasi

Advertorial

Kadis PU Kukar Wiyono Jadi Ketua Harian Komisi Irigasi Kabupaten Periode 2023-2027

Advertorial

Anggota DPRD Kaltim Soroti Kesenjangan Pembangunan di Kabupaten Mahakam Ulu

Advertorial

Dinas PU Kukar Bangun Jembatan di Desa Teluk Bingkai, Progresnya Sudah 84 Persen