Home / Advertorial / Pemerintah / Politik

Rabu, 4 Juni 2025 - 21:02 WIB

Anggota DPRD Kaltim Soroti Kesenjangan Pembangunan di Kabupaten Mahakam Ulu

Jahidin - Anggota DPRD Kaltim

Jahidin - Anggota DPRD Kaltim

KALIMANTAN TIMUR, eksposisi.com – Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Jahidin, menyoroti persoalan kesenjangan pembangunan, terutama di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) seperti Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), yang menurutnya masih tertinggal jauh dalam hal akses pendidikan, infrastruktur, hingga kelistrikan.

“Pendidikan itu fondasi pembangunan jangka panjang. Semua warga Kaltim harus dipastikan punya akses yang sama terhadap pendidikan yang layak,” kata Jahidin.

Ia mengapresiasi program Beasiswa Kaltim yang telah membuka pendaftaran secara daring dari jenjang SD hingga perguruan tinggi. Menurutnya, kebijakan ini menunjukkan keberpihakan pemerintah terhadap masyarakat miskin maupun siswa berprestasi.

Baca Juga :  Rakernas Bara JP Mantapkan Dukungan untuk Pilkada 2024: Isran-Hadi di Kaltim, Edi-Rendi di Kukar

“Program ini membuka peluang besar. Tapi kalau infrastruktur dasar belum mendukung, upaya ini bisa timpang. Internet dan platform online tidak berarti apa-apa jika listrik saja belum masuk,” ujarnya.

Jahidin mengungkapkan bahwa hingga kini masih ada 211 desa di Kaltim, yang belum teraliri listrik. Banyak desa di Mahulu bahkan masih terisolasi karena belum adanya jalan atau jembatan yang memadai.

“Bayangkan bagaimana anak-anak bisa belajar daring kalau listrik pun belum menyala. Ini bukan sekadar soal teknologi atau biaya pendidikan, tapi soal hak dasar yang masih belum terpenuhi,” tegasnya.

Baca Juga :  Usai Dilantik, Anggota DPRD Kutim Ajak Rekan Berkolaborasi Menjalankan Tugas dan Amanah Rakyat

Menurutnya DPRD Kaltim telah mengesahkan Peraturan Daerah tentang Kelistrikan. Regulasi ini mewajibkan setiap perusahaan tambang dan energi yang beroperasi di Kaltim untuk menyambungkan aliran listrik ke desa-desa sekitar.

“Kita ingin perusahaan-perusahaan besar tidak cuma mengambil hasil bumi Kaltim, tapi juga berkontribusi nyata dalam membangun. Elektrifikasi desa adalah langkah awal untuk menutup jurang ketimpangan itu,” pungkasnya. (adv/drpd/kaltim)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Pemkab Kukar Meluncurkan Aplikasi Siedesa untuk Mempermudah Monitoring Kegiatan Desa

Advertorial

Staf Kantor Kecamatan Tenggarong Seberang Ikuti Bimtek Penggunaan Aplikasi Becik

Advertorial

Gelar RDP, DPRD Kaltim Desak Penegakan Hukum Tambang Ilegal di KHDTK Unmul Segera Dilakukan

Advertorial

Pemkab Kutim Jalin Kerja Sama dengan Unmul Sebagai Upaya Pemenuhan Tenaga Kesehatan

Advertorial

SDN 010 Muara Jawa Ditunjuk Sebagai Sekolah Percontohan Oleh Otorita IKN

Advertorial

FKPR 2025 Jadi Wadah Pemuda untuk Mengembangkan Bakat dan Kreativitas

Advertorial

Pemkab dan Kepala Desa se-Kukar Diskusikan Program Pembangunan Daerah

Advertorial

Mengenang Jasa Pahlawan, Ketua DPRD Kukar Bersama Forkopimda Ziarah ke TMP Bukit Biru