Home / Bisnis / Ekonomi / Finansial / Pemerintah / Politik

Jumat, 1 Mei 2026 - 13:20 WIB

Ketua DPRD Kukar Soroti Kesejahteraan Pekerja Outsourcing

Ahmad Yani - Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Latif/Eksposisi)

Ahmad Yani - Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Latif/Eksposisi)

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Ahmad Yani, mengungkapkan masih adanya kesenjangan upah dan jaminan kerja bagi tenaga outsourcing di Kukar.

Ia menegaskan komitmennya dalam memastikan kesejahteraan pekerja outsourcing di berbagai perusahaan yang beroperasi di wilayah Kukar.

Ia menekankan bahwa para pekerja outsourcing harus mendapatkan jaminan kehidupan yang layak, termasuk dari sisi penghasilan.

Menurutnya, perbedaan upah yang terlalu jauh antara daerah seperti Bontang, Kutai Timur, Samarinda, dan Kutai Kartanegara perlu menjadi perhatian serius agar tidak menimbulkan ketimpangan kesejahteraan.

“Jangan ada perbedaan terlalu jauh antara Bontang, Kutai Timur, Samarinda dan Kutai Kartanegara,” ujarnya.

Baca Juga :  Irma Ramadan Fair Berikan Dampak Bagi Para Pemuda dan Perekonomian Sekitar

Ia menyebutkan bahwa standar pengupahan yang berlaku, baik secara nasional maupun di tingkat provinsi, harus menjadi acuan dalam menentukan hak pekerja outsourcing di daerah. Jika ditemukan ketidaksesuaian, DPRD Kukar siap mendorong adanya koreksi terhadap regulasi yang ada.

“Kita ingin pekerja outsourcing tidak resah dan bisa mendapatkan haknya sesuai standar yang berlaku,” tegasnya.

Selain itu, DPRD Kukar juga membuka kemungkinan untuk menindaklanjuti persoalan ini melalui rapat dengar pendapat (RDP) maupun penyampaian imbauan kepada pihak terkait. Langkah ini diharapkan dapat menjadi solusi konkret dalam menyikapi persoalan yang dihadapi pekerja outsourcing.

Ia juga mengingatkan bahwa keberlangsungan investasi harus tetap berjalan, namun tidak boleh mengorbankan hak-hak pekerja. Menurutnya, keseimbangan antara kepentingan investasi dan perlindungan tenaga kerja menjadi kunci dalam menciptakan iklim usaha yang sehat.

Baca Juga :  Plt Kepala Diskominfo Kukar Ajak Pegawai Meningkatkan Semangat Baru Usai Libur Lebaran

“Kehadiran investasi justru harus mampu mensejahterakan masyarakat, bukan sebaliknya,” ungkapnya.

ia menegaskan bahwa penyelesaian berbagai persoalan di Kukar, termasuk terkait outsourcing, membutuhkan kolaborasi semua pihak. Sinergi antara pemerintah, DPRD, masyarakat, dan media menjadi kunci dalam menyelesaikan berbagai tantangan yang ada.

“Harus sama-sama, harus kolaborasi. Kita harap masalah sedikit demi sedikit bisa kita atasi, termasuk persoalan pasar, investasi berisiko, hingga tenaga outsourcing,” tutupnya. (ltf/fdl)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Dinas PU Kukar Bangun Jalan Hubungkan 2 RT di Desa Muara Muntai Ulu

Advertorial

Pemkab Kukar Sediakan Penampungan Air Bersih, untuk Dimanfaatkan Masyarakat Saat Prosesi Belimbur

Advertorial

Wabup Datangi Kediaman Bupati Kukar Usai Salat Ied, Pelukan Hangat Membuat Moment Semakin Haru

Advertorial

Era Modernisasi dan Digitalisasi, Bupati Kukaar Ajak Pemuda Menjadi Petani Modern

Hukum - Kriminal

Penghitungan Surat Suara Ulang untuk 43 TPS di Kukar Menggunakan Tiga Panel

Advertorial

Anggota DPRD Kutim Tekankan Perlunya Beri Perhatian Terhadap Pengelolaan Dana Pensiun

Politik

Narasi Diskualifikasi Disebut Sesat, Edi-Rendi Tegaskan Kemenangan Sah di Pilkada Kukar 2024

Advertorial

Ketua DPRD Kutim Soroti Minimnya Sosialisasi Beasiswa oleh Pemerintah