Home / Pemerintah

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:21 WIB

Mutasi 124 Pejabat di Kukar, Bupati Tekankan Semangat Baru dan Basis Data

Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas dan Fungsional di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Latif/Eksposisi)

Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas dan Fungsional di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Latif/Eksposisi)

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri melantik 124 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas, dan Fungsional di lingkungan Pemkab Kukar. Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Odah Etam, Tenggarong, pada Jumat (06/02/2026).

Aulia Rahman Basri mengungkapkan bahwa rotasi ini sebagai bagian dari upaya penyegaran dan penguatan struktur organisasi perangkat daerah (OPD). Pelantikan ini mencakup sejumlah pejabat strategis untuk mendukung efektivitas pelayanan publik dan kinerja birokrasi.

Menurutnya bahwa mutasi dan rotasi jabatan merupakan hal yang lumrah dalam organisasi pemerintahan. Karena, peremajaan aparatur melalui rotasi diperlukan agar organisasi tetap dinamis dan adaptif terhadap tantangan pembangunan.

“Rotasi dan mutasi ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat baru dan meningkatkan energi kerja. Jika seseorang terlalu lama berada di satu posisi, dikhawatirkan akan muncul zona nyaman yang berdampak pada penurunan semangat dan kinerja,” ujarnya.

Baca Juga :  TIFAF 2022 akan Digelar Juli, Didukung Langsung Kemeparekraf RI

Ia berharap, dengan susunan pejabat yang baru dilantik, implementasi visi besar Kukar Idaman Terbaik untuk periode 2025–2030 dapat berjalan lebih optimal.

Ia menekankan pentingnya peran pejabat dalam menerjemahkan visi dan program daerah ke dalam kebijakan serta pelayanan yang nyata bagi masyarakat.

Terkait masih adanya sejumlah OPD yang belum terisi secara definitif, Aulia Rahman Basri menjelaskan bahwa pengisiannya akan dilakukan melalui mekanisme seleksi.

Dalam waktu dekat, Pemkab Kukar akan membentuk panitia seleksi untuk mengisi jabatan-jabatan yang masih kosong.

Baca Juga :  BPS Kukar Sedang Melakukan Pendataan Registrasi Sosial Ekonomi Masyarakat

“Meskipun manajemen talenta sudah mulai kita terapkan, namun belum sepenuhnya utuh. Oleh karena itu, seleksi terbuka tetap harus dilaksanakan untuk OPD yang masih kosong, dan kami targetkan prosesnya tidak lebih dari satu bulan,” jelasnya.

Ia juga menegaskan pentingnya menjadikan data sebagai dasar utama dalam setiap pengambilan kebijakan.

Ia mencontohkan, dalam upaya penanggulangan kemiskinan, pemerintah harus memiliki data desil 1, 2, dan 3 agar intervensi yang dilakukan benar-benar tepat sasaran.

“Kami akui, penguatan data masih menjadi kelemahan kita. Padahal kinerja pemerintah diukur berdasarkan data statistik seperti angka kemiskinan, stunting, rumah layak huni, dan indikator lainnya,” pungkasnya. (ltf/fdl)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Anggota DPRD Tegaskan Tidak Ada Kebutuhan Mendesak untuk Perda Baru Terkait Hubungan Industrial di Kutim

Advertorial

Anggota DPRD Kutim Sarankan Pemerintah Bangun Bandara Melalui MYC

Advertorial

Berusia 24 Tahun, Kabupaten Kutim Dinilai Anggota DPRD Belum Mandiri Secara Fiskal

Advertorial

Pemkab Kukar Tetapkan 21 Lokasi Fokus Pencegahan Stunting

Advertorial

Prosesi Perebahan Tiang Ayu, Tanda Berakhirnya Rangkaian Festival Erau Adat Kutai 2025

Advertorial

Sekda Kukar Membuka Semarak Ramadan, Dirangkai dengan Pembacaan Al- Quran

Advertorial

Semarak Ramadan, Kelurahan Maluhu akan Menggelar Sejumlah Lomba

Advertorial

RSUD Kudungga Borong Penghargaan Pada Ajang Akuntansi Award 2023