KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Gelaran Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kutai Kartanegara (Kukar) kembali menghadirkan semangat kompetitif dan antusiasme tinggi dari para pelajar.
Cabang olahraga renang menjadi salah satu yang menarik perhatian, dengan keikutsertaan puluhan atlet muda dari berbagai kecamatan, yang dilaksanakan di Kolam Renang Putri Junjung Buyah Tenggarong, pada Jumat (29/11/2025).
Kegiatan yang dilaksanakan oleh Pengurus Cabang Akuatik Kukar ini merupakan rangkaian lanjutan dari pelaksanaan O2SN tingkat SD yang telah digelar sebelumnya.
Tahun ini, fokus diarahkan pada pengembangan dan pencarian bibit atlet renang di tingkat SMP, sekaligus memperkuat pembinaan olahraga sejak usia dini.
Sekretaris Umum (Sekum) Akuatik Kukar, Reza, mengatakan bahwa Akuatik Kukar bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar untuk memastikan pelaksanaan kegiatan berjalan sesuai standar kompetisi pelajar.
Menurutnya, tahun ini peserta datang dari tujuh kecamatan, yakni Tenggarong, Loa Janan, Loa Kulu, Tabang, Kota Bangun Darat, Kota Bangun, dan Muara Muntai.
“Pesertanya ada dari tujuh kecamatan. Semua perenang ini mewakili SMP di daerah masing-masing,” ujar Reza
Selain sebagai sarana kompetisi, kegiatan ini juga menjadi ajang penjaringan atlet muda untuk mewakili Kukar di tingkat lebih tinggi.
Adapun kelas yang diperlombakan yakni gaya bebas dan gaya punggung, jarak 50 meter. Ini juga merupakn proses seleksi menuju kejuaraan antar kabupaten/kota tingkat provinsi.
“Kalau memungkinkan dari sisi pendanaan, kita bisa lanjut ke O2SN tingkat nasional,” kata Reza.
Ia menyampaikan pesan khusus untuk seluruh peserta, untuk menekankan pentingnya nilai sportivitas, kebersamaan, dan pengalaman tanding bagi seluruh peserta.
Para atlet muda ini diharapkan tidak hanya pulang dengan mendali, tetapi juga membawa peningkatan mental bertanding, kepercayaan diri, dan motivasi untuk terus berkembang.
“Harapannya, adik-adik di kecamatan tetap menjaga sportivitas dan kebersamaan. Juara itu bonus. Yang penting kita bersama-sama membangun Kukar lebih baik dan lebih maju, khususnya untuk cabang olahraga renang,” pungkasnya. (ltf/fdl)










