Home / Advertorial / Pemerintah

Senin, 21 Juli 2025 - 10:48 WIB

Pemerintah Desa Mulawarman Dorong Pertanian Milenial dan MintaPenetapan Zona Hijau Pertanian

Mulyono - Kepala Desa Mulawarman

Mulyono - Kepala Desa Mulawarman

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Kepala Desa Mulawarman, Mulyono, menyatakan harapan besar terhadap pengembangan sektor pertanian di desanya, terutama melalui keterlibatan generasi muda.

Hal tersebut disampaikannya usai menyerahkan hasil bumi kepada Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri, beserta jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar di Pendopo Odah Etam, Tenggarong, pada Minggu (20/7/2025).

“Kegiatan ini memang sudah menjadi agenda rutin setiap tahun di Desa Mulawarman, dan Alhamdulillah, tahun ini menjadi yang pertama kalinya kami mengunjungi langsung Bapak Bupati. Ini adalah kehormatan bagi kami,” ujar Mulyono.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menekankan pentingnya perubahan cara pandang masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap sektor pertanian.

Baca Juga :  Sinergi Mendukung Pelaksanaan Program Pemda, DPRD Menggelar Rapat Kerja Bersama Pemprov Kaltim

Ia mengajak masyarakat untuk tidak sekadar berharap bantuan, tetapi juga mulai memberi kembali kepada pihak-pihak yang selama ini mendukung.

“Saya ingin edukasi masyarakat, jangan hanya minta-minta. Kita juga harus memberi. Karena itu, saya sampaikan pentingnya kemandirian, khususnya kepada para pemuda,” ujarnya.

Sebagai upaya nyata, Desa Mulawarman telah memulai program pertanian milenial. Saat ini, satu kelompok tani milenial telah terbentuk dan mulai menjalankan aktivitas pertaniannya.

“Memang kita harus punya trik sendiri agar pemuda tertarik. Saya masuk perlahan, memberikan edukasi bahwa pertanian itu mulia dan menjanjikan. Jangan sampai hidup tergantung pihak lain. Harus ada kemandirian,” katanya.

Baca Juga :  Manfaatkan Libur Lebaran, Penghasilan Fotografer Jalanan di Taman Tanjong Tenggarong Meningkat

Ia menyampaikan bahwa pertanian di Desa Mulawarman memiliki potensi besar, terutama pada komoditas sayur-mayur dan peternakan. Kedua sektor ini menjadi unggulan yang terus digarap secara serius oleh masyarakat.

Namun, ia menyampaikan kekhawatirannya terhadap potensi alih fungsi lahan pertanian akibat kegiatan pertambangan. Ia berharap Pemkab Kukar segera menetapkan zona hijau pertanian secara resmi.

“Kalau tidak ada penguatan dari pemerintah melalui SK yang menetapkan wilayah pertanian, maka lambat laun sektor ini akan tergerus. Saya harap ada ketetapan zona pertanian yang tidak boleh diganggu oleh pihak luar, khususnya pertambangan. Ini penting demi ketahanan pangan kita ke depan,” pungkasnya. (adv/diskominfo/kukar)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Anggota DPRD Sebut Tak Semua Wilayah di Kaltim Relevan dengan Sistem Zonasi PPDB

Advertorial

Terima Bantuan Sapras dan Laptop dari Disdikbud Kukar, SMPN 6 Tenggarong Siap Jadi Sekolah Berbasis Teknologi Informasi

Advertorial

Asisten II Setkab Kukar Menghadiri Pertemuan Tahunan Perwakilan BI Kaltim

Advertorial

Pemkab Kukar Matangkan Persiapan untuk Mensukseskan MTQ ke-43

Advertorial

APBD Perubahan Kukar Tahun 2023 Disepakati 11,8 Triliun

Pemerintah

Pengelolaan Sampah Tenggarong Masih Bertumpu pada TPA Bekotok

Ekonomi

Mendagri Terbitkan SE Tentang Efisiensi Anggaran Daerah, Belanja Kegiatan Hingga Perjalanan Dinas Dipangkas

Advertorial

Sekda Ingin Angka Penurunan Stunting di Kukar Sesuai Target yang Ditetapkan