Home / Bisnis / Ekonomi / Finansial / Pemerintah

Jumat, 9 Januari 2026 - 15:36 WIB

Pemkab Kukar Jajaki Investasi Mall Pakuwon Group, Ekraf dan Jongkang Jadi Opsi Lokasi

Rendi Solihin - Wakil Bupati Kukar (Latif/Eksposisi)

Rendi Solihin - Wakil Bupati Kukar (Latif/Eksposisi)

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com  – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) terus mendorong masuknya investasi strategis guna memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.

Salah satu upaya tersebut yakni dengan rencana pembangunan pusat perbelanjaan modern atau mall di kawasan Kecamatan Tenggarong. Pemkab Kukar telah melakukani survei lokasi yang saat ini tengah dijajaki bersama salah satu pengembang besar nasional, Pakuwon Group.

Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin, menjelaskan bahwa survei pembangunan mall tersebut merupakan tindak lanjut dari beberapa kali pertemuan antara pemerintah daerah dan manajemen developer, termasuk pertemuan yang dilaksanakan di Jakarta.

“Survei ini adalah kelanjutan dari beberapa pertemuan kami dengan pihak developer. Jika berjodoh, pengembang yang berencana masuk ke Kutai Kartanegara adalah Pakuwon Group, salah satu developer besar di Indonesia,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, Pakuwon Group memiliki berbagai konsep pusat perbelanjaan, mulai dari City Mall, City Centrum, hingga Park Mall. Untuk konsep Park Mall sendiri, saat ini baru tersedia di kota-kota besar seperti Surabaya dan Jakarta, sementara City Mall telah hadir di sejumlah daerah, termasuk yang baru dibangun di Kota Bontang.

Baca Juga :  Anggota DPRD Kukar Apresiasi Kesuksesan Penyelenggaraan Kukar Land Festival 2023

Menurut Rendi, ketertarikan Pakuwon Group untuk berinvestasi di Kukar menunjukkan besarnya potensi ekonomi daerah. Saat ini, pihak developer sedang mencari lahan yang akan dibeli secara langsung, bukan disewa, sebagaimana yang dilakukan di Bontang.

“Artinya, Pakuwon berminat berinvestasi di Kukar. Potensi pendapatan daerah dari pembangunan mall ini juga cukup besar. Dari sektor bioskop saja, kontribusinya bisa mencapai sekitar Rp2 miliar per tahun,” jelasnya.

Selain meningkatkan pendapatan daerah, pembangunan mall juga diyakini akan membuka peluang lapangan kerja dalam jumlah besar. Rendi menyebutkan, satu mall dengan skala standar mampu menyerap sekitar 1.500 tenaga kerja, yang akan diprioritaskan bagi masyarakat lokal Kukar.

Baca Juga :  DPRD dan Pemprov Kaltim Sahkan APBD 2024 Sebesar Rp20,675 Triliun

Pemerintah daerah, saat ini berfokus untuk mencarikan lokasi terbaik bagi pihak developer. Sementara itu, perhitungan nilai investasi serta proyeksi keuntungan menjadi kewenangan internal developer sesuai dengan target pasar yang mereka bidik.

“Kami menawarkan beberapa opsi lokasi. Prinsipnya, kami tidak ingin mengganggu Pasar Tenggarong sebagai pusat perekonomian yang sudah ada. Justru kami ingin membuka pusat ekonomi baru di wilayah lain,” tegasnya.

Adapun dua lokasi yang ditawarkan Pemkab Kukar kepada Pakuwon Group, yakni kawasan Ekraf dan Jongkang. Dari dua opsi tersebut, kawasan Craf disebut menunjukkan tingkat ketertarikan yang cukup tinggi dari pihak developer.

“Untuk lokasi di Ekraf, pihak developer terlihat cukup tertarik. Namun saat ini masih dalam tahap penghitungan kelayakan lokasi,” pungkasnya. (ltf/fdl)

Share :

Baca Juga

Advertorial

SDN 003 Muara Kaman Tingkatkan Mutu Pendidikan Dengan Mendorong Kompetensi Tenaga Pendidik

Advertorial

Menarik, SDN 001 Tenggarong Tampilkan Pohon Literasi Hasil Karya Siswa Dalam Stan Expo Sekolah

Advertorial

Peringatan Hari Pahlawan, Ketua DPRD Kaltim IKuti Upacara dan Tabur Bunga di TMP Kesuma Bangsa

Bisnis

Benturan Regulasi IKN, 15 Ribu Pekerja Tambang di Wilayah Delineasi Terancam PHK

Advertorial

Investor Malaysia Lirik Sektor Pertanian, Pemkab Kukar Pastikan akan Mengawal Investasi yang Masuk

Advertorial

Kepala Dispora Menghadiri Sultan Sticker Pushbike Championship Piala Kapolres Kukar

Advertorial

Wakil Ketua DPRD Kaltim Maknai Hari Lahir Pancasila Menjadi Ruang Refleksi Jati Diri Bangsa

Advertorial

Pansus Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan Sambangi BPIP RI