Home / Peristiwa

Sabtu, 28 Maret 2026 - 14:12 WIB

Pohon Tumbang Timpa Mobil di Jalan Poros Tenggarong-Samarinda, Lima Penumpang Jadi Korban

Proses evakuasi pohon yang menimpa mobil di KM 0 jalan poros Tenggarong - Samarinda (Istimewa)

Proses evakuasi pohon yang menimpa mobil di KM 0 jalan poros Tenggarong - Samarinda (Istimewa)

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Sebuah pohon tumbang dan menimpa satu unit mobil yang melintas di Jalan poros Tenggarong – Samarinda, tepatnya KM 0 Jalan AP Mangkunegara, Kecamatan Tenggarong Seberang, pada Sabtu (28/03/2026) sekitar pukul 09.30 WITA.

Peristiwa tersebut mengakibatkan lima orang penumpang di dalam mobil menjadi korban. Dari informasi yang dihimpun, dua di antaranya merupakan anak kecil, sementara korban lainnya terdiri dari orang dewasa.

Salah satu korban diketahui bernama Said Zainal Arifin, yang merupakan Kepala Seksi (Kasi) Damkar Kota Bontang, sempat terjepit di dalam mobil tersebut. Saat ini, kondisi korban berhasil dievakuasi dan dilaporkan selamat namun mengalami syok yang diakibatkan pohon tersebut jatuh tepat di hadapanya.

Berdasarkan keterangan keluarga korban, Taufik, rombongan tersebut sedang dalam perjalanan dari Tenggarong menuju Kota Bontang saat insiden terjadi.

“Jumlah penumpang lima orang, termasuk dua anak kecil. Kejadiannya sekitar pukul 09.30 WITA,” ujarnya.

Baca Juga :  HMI Kukar Demo Soroti Utang Daerah ke Bankltimtara, DPRD Siapkan RDP untuk Klarifikasi

Usai kejadian, korban langsung mendapatkan penanganan dan kini telah dibawa ke rumah keluarga di Tenggarong.

Tidak lama setelah kejadian, aparat kepolisian dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kukar langsung datang ke lokasi untuk mengamankan situasi serta membantu proses evakuasi kendaraan yang tertimpa pohon.

Sementara itu, Ayu salah seorang warga di sekitar lokasi kejadian,  mengungkapkan bahwa kondisi pohon yang tumbang tersebut sebelumnya sudah sempat dilaporkan ke dinas terkait, namun belum mendapatkan penanganan.

“Warga sekitar itu sebenarnya sudah pernah melaporkan kondisi pohon tersebut ke dinas terkait, tapi sampai sekarang belum ada tindak lanjut,” tuturnya.

Pengelolaan pohon di sepanjang jalan tersebut merupakan salah satu tugas dan tanggung jawab Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kukar. Kepala Bidang Tata Lingkungan DLHK Kukar, Yudiarta, saat dikonfirmasi, menyampaikan keprihatinannya atas musibah tersebut dan memastikan pihaknya akan melakukan evaluasi.

Baca Juga :  Gempa Magnitudo 4,6 Guncang Kabupaten Kutai Barat

“Kejadian ini tentu tidak kita harapkan, namun akan menjadi evaluasi kami terkait kondisi pohon-pohon di kawasan Tenggarong Seberang,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sebelumnya DLHK telah melakukan pemangkasan pohon di sepanjang jalur tersebut pada tahun 2025,namun masih terdapat pohon di median jalan yang perlu mendapat perhatian lebih.

“Nanti kami akan pantau kembali, terutama pohon-pohon di median jalan yang rawan, termasuk yang sudah mati. Itu akan kami koordinasikan untuk penanganannya,” jelasnya.

Yudiarta mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat berkendara, terutama dalam kondisi cuaca yang tidak menentu.

“Kami mengimbau pengendara untuk tetap waspada, apalagi saat angin kencang atau hujan. Semoga semua pengguna jalan bisa selamat sampai tujuan,” pungkasnya. (ltf/fdl)

Share :

Baca Juga

Pemerintah

Kebakaran di Kecamatan Sangasanga, 6 Rumah Hangus Terbakar dan Tewaskan Seorang Lansia

Peristiwa

Harga Dexlite Melonjak, Antrean Panjang Solar Subsidi Hal Biasa Terjadi di Tenggarong

Peristiwa

Perahu Ketinting Terseret ke Bawah Ponton, Seorang ABK JTenggelam di Sungai Mahakam

Pemerintah

Bupati Kukar Tegaskan Kasus Pembakaran Diskominfo dan Dugaan Bullying Ditangani Terpisah

Pemerintah

Aksi Aliansi Peduli Kukar Minta Event Pemerintah Lebih Berpihak pada Pelaku Seni Budaya Lokal

Peristiwa

Pria Asal Samarinda Dilaporkan Tenggelam di Sungai Mahakam Kawasan Loa Kulu

Peristiwa

Hoaks Kebakaran di Mangkurawang, Pecah Konsentrasi Petugas Damkar di Tengah Upaya Pemadaman Api di Belida

Pemerintah

Pemprov Kaltim Siapkan Rekayasa Cuaca Jika Belum Turun Hujan hingga Akhir September