Home / Advertorial / Pemerintah / Serba Serbi

Rabu, 22 Maret 2023 - 21:46 WIB

Ribuan Umat Hindu di Desa Kerta Buana Merayakan Hari Nyepi 2023

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Ribuan umat Hindu di Desa Kerta Buana, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara (Kukar) merayakan Hari Nyepi, pada Rabu (22/3/2023).

Desa Kerta Buana memang dikenal sebagai Kampung Bali. Karena mayoritas penduduk yang memeluk agama Hindu.

“Jumlah warga Desa Kerta Buana 5.625 jiwa. Sedangkan, 1.969 jiwa atau 35 persennya merupakan umat Hindu,” ujar Kepala Desa Kerta Buana I Dewa Ketut Adi Basuki.

Desa ini merupakan permukiman warga transmigrasi dari Bali sejak tahun 1980, tepatnya pada 11 Oktober 1980 silam. Saat itu, 400 kepala keluarga asal Provinsi Bali bermigrasi dan bermukim di Kukar, yang lokasinya dahulu diberi nama L4.

Baca Juga :  Disdikbud Kukar akan Bangun 5 Unit Rumah Adat Kutai

Namun, kini permukiman tersebut secara formal dinamai Desa Kerta Buana. Sudah berkembang dan dihuni hingga 5.625 jiwa. Meski sudah banyak terjadi persilangan perkawinan antar suku di daerah ini, tetapi tak bisa menggerus ciri khas Desa Kerta Buana.

Sejumlah ritual serta acara adat suku Bali rutin dilakukan. Seperti kesenian Joget Bumbung, Ngaben, dan kesenian Jegog. Pura yang menjadi tempat ibadah warga Hindu-Bali terlihat di setiap rumah. Meski demikian, tingkat toleransi antarsuku Bali dengan suku-suku lainnya di Desa Kerta Buana juga terbilang sangat tinggi.

Baca Juga :  Bupati Kukar Keluarkan Surat Edaran Terkait Kegiatan Masyarakat Selama Bulan Ramadan

“Dukungan dari masyarakat Non Hindu di sini luar biasa, toleransi kita sudah terbentuk sejak lama. Kita biasa saling menjaga,” jelasnya.

Dalam tiap perayaan acara adat bagi warga Hindu-Bali di desa ini memang kerap menjadi daya tarik tersendiri.

Bahkan tak jarang, sejumlah tamu dari pejabat asal Provinsi Bali juga hadir. Itulah yang juga membuatnya yakin bahwa khas suku Bali di kampungnya belum tergerus zaman.

“Meski hanya setingkat desa, banyak acara di desa ini yang dianggap menarik bagi warga luar. Seperti acara mengarak Ogoh-Ogoh,” pungkasnya. (adv)

Share :

Baca Juga

Pemerintah

Pemkab Kukar Raih WTP, Bupati Pastikan Tindak Lanjuti Catatan BPK

Advertorial

Anggarkan Rp200 Juta Perbaiki Jembatan Rebaq Rinding, Anggota DPRD Kukar Harap Pemkab Bantu Selesaikan Sisanya

Advertorial

Anggota DPRD Kaltim Desak Pimpinan Respon Permohonan Masyarakat Marangkayu Terkait Konflik Lahan Bendungan

Advertorial

Taman Patung Soekarno Selesai Dibangun di Kecamatan Sangasanga

Olahraga dan Kesehatan

Puskesmas Tabang dan Muara Wis Belum Memiliki Dokter, Bupati Kukar Gandeng IDI Isi Kekosongan

Bisnis

Sidak ke Tangga Arung Square, Wakil Bupati Kukar Ancam Cabut Izin Ratusan Kios yang Tak Kunjung Dibuka

Advertorial

Peningkatan Konektifitas Antar Wilayah di 5 Kecamatan Jadi Prioritas Pemkab Kukar

Advertorial

APBD Perubahan Kukar 2026 Disahkan 7,9 Triliun, Bupati: Anggaran Riil Sebesar 7,1 Triliun