Home / Advertorial / Pemerintah / Pendidikan-Kesehatan

Sabtu, 19 Juli 2025 - 17:07 WIB

Komitmen Pemkab Kukar di Bidang Kesehatan, Bupati Ingin Puskesmas Jadi Ujung Tombak Pelayanan bagi Masyarakat

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri saat memberikan sambutan

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri saat memberikan sambutan

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) sebagai garda terdepan dalam sistem pelayanan kesehatan daerah.

Hal ini disampaikan oleh Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, saat meresmikan Gedung Cenderawasih Pelayanan Ibu dan Anak di RSUD AM Parikesit, pada Sabtu (19/07/2025).

Menurut Aulia Rahaman Basri, pembangunan dan pembenahan layanan kesehatan tidak hanya terfokus pada rumah sakit, namun juga menyeluruh hingga ke tingkat puskesmas.

“Puskesmas merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan dasar. Keberhasilan puskesmas akan berdampak langsung pada penurunan kasus penyakit kronis di rumah sakit,” ujarnya.

Baca Juga :  Sekda Kukar Meresmikan Aksi Perubahan Sejumlah OPD Peserta Pelatihan Kepemimpinan

Ia menyebut bahwa hampir seluruh kepala puskesmas di Kukar turut hadir dalam peresmian tersebut sebagai bentuk partisipasi dan keseriusan dalam memperkuat pelayanan kesehatan di lini pertama.

Dalam visi besar Kukar Idaman Terbaik, pemerintah daerah membagi pembangunan dalam tiga klaster utama layanan dasar, yaitu kesehatan, pendidikan, dan pengurangan kesenjangan sosial.

Ia menegaskan bahwa meskipun Kukar sedang menghadapi defisit anggaran hingga nyaris Rp1 triliun, anggaran untuk sektor kesehatan dan pendidikan tetap akan menjadi prioritas utama.

“Kami bisa menunda belanja infrastruktur, tapi tidak untuk layanan kesehatan dan pendidikan. Ini soal keberlangsungan dan kualitas hidup masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga :  Fraksi Partai Demokrat DPRD Kutim Tekankan Optimalisasi Nilai Aset Daerah

Ia juga menyoroti pentingnya fungsi preventif puskesmas. Dengan puskesmas yang kuat, kata dia, masyarakat akan lebih teredukasi soal kesehatan dan dapat menghindari penyakit sebelum menjadi kronis.

“Ketika puskesmas optimal, rumah sakit tidak akan dipenuhi pasien yang sakit parah. Kita lebih mampu melakukan pencegahan sejak dini. Inilah bentuk pelayanan yang sesungguhnya,” katanya.

Ia berharap puskesmas di seluruh wilayah Kukar dapat terus meningkatkan standar layanan, termasuk dalam menyukseskan program Berobat Cukup dengan KTP, yang hingga kini telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. (adv/diskominfo/kukar)

Share :

Baca Juga

Ekonomi

DPRD Kukar Setujui RAPBD Menjadi APBD 2026 Sebesar Rp7,116 Triliun

Advertorial

Potensi Pertanian Dalam Arti Luas di Kecamatan Loa Kulu Jadi Modal Sambut IKN

Infrastruktur

Komisi III DPRD Kukar Menggelar RDP Mencari Solusi Terkait Ambruknya Jalan di Muara Jawa

Pemerintah

Kelurahan Baru di Kukar Jadi Percontohan Program BBC dari Kodam VI Mulawarman

Advertorial

Potensi Batu Bara Menipis, Anggota DPRD Kutim Dorong Pemkab Maksimalkan Sektor Pertanian

Advertorial

Taman Kota Titik Nol Diresmikan, Bupati Kukar Apresiasi Kontribusi TJSP Bantu Pembangunan Infrastruktur

Advertorial

Bupati Kukar Pimpin Upacara Peringatan Hari Pahlawan ke-77

Advertorial

Petani di Margahayu dan Sungai Payang Mendapat Bantuan Pupuk dari Pemkab Kukar