Home / Bisnis / Ekonomi / Pemerintah

Sabtu, 20 Desember 2025 - 13:49 WIB

Samboja Mantapkan Peran Penyangga Pangan IKN, Perkuat Produksi Pertanian dan Tata Niaga

Damsik - Camat Samboja (Latif/Eksposisi)

Damsik - Camat Samboja (Latif/Eksposisi)

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Kecamatan Samboja terus memantapkan perannya sebagai salah satu wilayah penyangga pangan di Kabupaten Kutai Kartanegara. Sepanjang 2025, aktivitas pertanian di wilayah ini menunjukkan tren positif, seiring penetapan Samboja sebagai kecamatan lumbung pangan yang mendukung program ketahanan pangan nasional.

Camat Samboja, Damsik, saat dihubungi pada Sabtu (20/12/2025), menyebutkan bahwa sejumlah kawasan pertanian yang mendapat intervensi program pemerintah tersebar di Handil Baru, Handil Baru Darat, sebagian wilayah Muara Sembilan, hingga Bukit Raya. Wilayah-wilayah tersebut kini menjadi sentra pengembangan pertanian, khususnya tanaman pangan.

Penguatan produksi padi menjadi perhatian utama. Komoditas ini dinilai paling strategis karena berkontribusi langsung terhadap ketersediaan pangan masyarakat. Selain padi, petani Samboja juga mengembangkan tanaman singkong serta sektor perkebunan, seperti kelapa sawit, sebagai penopang ekonomi warga.

Dalam setahun, petani padi di Samboja mampu melakukan panen dua kali, menyesuaikan dengan pola musim. Memasuki musim penghujan, aktivitas tanam kembali berjalan setelah panen sebelumnya selesai dilaksanakan. Kondisi ini dinilai cukup mendukung kesinambungan produksi.

Baca Juga :  Ketua DPRD Kukar Imbau Masyarakat untuk Memasang Bendera Merah Putih, Larang Pengibaran Bendera One Piece

“Sekarang sudah mulai musim tanam lagi setelah panen kemarin,” ujarnya.

Dari sisi hasil, meski belum disertai angka produksi per hektare, panen padi di Samboja disebut menunjukkan peningkatan. Bahkan, sempat direncanakan pelaksanaan panen raya bersama Wakil Bupati Kukar di wilayah Bukit Raya, meski belum terlaksana karena keterbatasan waktu.

Dukungan infrastruktur juga terus ditingkatkan. Pemerintah provinsi telah membangun sejumlah saluran irigasi sekunder untuk menunjang kebutuhan air pertanian. Namun demikian, masih terdapat kendala pada saluran pembagi yang belum sepenuhnya menjangkau area persawahan warga, sehingga penyempurnaan jaringan irigasi masih dibutuhkan.

Tak hanya produksi, pembenahan tata niaga pertanian juga mulai dipersiapkan. Kecamatan Samboja mendorong pembentukan Koperasi Merah Putih yang ditargetkan mulai aktif pada 2026. Koperasi ini diharapkan menjadi penghubung pemasaran hasil panen, sekaligus menyediakan fasilitas penyimpanan dan penampungan.

Baca Juga :  Desa Berstatus Mandiri di Kukar Bertambah, 30 Desa lagi Menerima Penghargaan dari Bupati

Keberadaan koperasi dengan sistem terintegrasi dinilai penting agar petani tidak lagi bergantung pada tengkulak maupun fluktuasi harga pasar. Dengan dukungan gudang dan fasilitas penampungan di titik-titik strategis, nilai jual hasil pertanian diharapkan lebih stabil.

Penguatan sektor pertanian Samboja dinilai semakin strategis karena wilayah ini masuk dalam delineasi Ibu Kota Nusantara (IKN). Dengan potensi lahan dan produksi yang terus berkembang, Samboja diproyeksikan menjadi salah satu penopang utama suplai pangan bagi kawasan inti IKN di masa mendatang.

“Kami berharap perhatian pemerintah daerah hingga pusat terus menguat, agar pertanian Samboja benar-benar siap menjadi penyangga pangan IKN,” pungkasnya. (ltf/fdl)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Fraksi AKB Soroti Tantangan dan Peluang Peningkatan Pendapatan Daerah Kutim

Pemerintah

Bupati Kukar Tegaskan Komitmen Lestarikan Budaya, Festival Sri Muntai Dipastikan Masuk Agenda Tahunan

Advertorial

Pemdes Batuah Usulkan Fasilitas Angkutan Pelajar kepada Forum TJSP

Advertorial

DPMD Menggelar FGD Terkait Upaya Pemkab Kukar Dalam Percepatan Pengakuan Masyarakat Adat

Advertorial

Sukses Edi Damansyah Memotori Revolusi Ekonomi Kreatif di Kukar

Pemerintah

Bupati Kukar Resmikan UPTD Puskesmas Loa Duri

Pemerintah

Bupati Kukar Lantik Pejabat Administrator dan Fungsional, Upaya Perkuat Roda Pemerintahan

Infrastruktur

Disdikbud Kukar Kebut Sertifikasi Lahan Sekolah, Upaya Amankan Aset Pendidikan dan Buka Akses Bantuan Pusat