Home / Advertorial / Pemerintah / Pendidikan-Kesehatan / Politik

Rabu, 20 September 2023 - 20:17 WIB

Sejumlah Kegiatan Pembangunan Fisik Sekolah yang Diganti Proyek Pengadaan Dapat Sorotan Komisi IV DPRD Kukar

RDP di Komisi IV DPRD Kukar bersama Disdikbud Kukar

RDP di Komisi IV DPRD Kukar bersama Disdikbud Kukar

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Komisi IV DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama dinas terkait, membahas terkait pembangunan di bidang pendidikan, pada Selasa (19/9/2023).

Dalam RDP ini Komisi IV DPRD Kukar menyoroti sejumlah kegiatan pembangunan fisik ruang sekolah yang diganti dengan proyek kegiatan lainnya, oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar pada Anggaran pendapatan dan Belanja Daerah Perubuahan (APBD-P) tahun 2023 ini.

Sejumlah kegiatan pembangunan fisik itu diganti karena waktu pengerjaannya yang terlalu singkat, sehingga dikhawatirkan tidak bisa terselesaikan dengan cepat. Kegiatan tersebut akhirnya diganti dengan proyek pengadaan.

Baca Juga :  LPTQ Kukar Menggelar Pemusatan Latihan Bagi Kafilah MTQ se-Kabupaten

Komisi IV DPRD Kukar tetap meminta kepada dinas terkait agar pengerjaan pembangunan fisik sekolah dapat terus berjalan dan menjadi prioritas di tahun 2024 mendatang.

“Kalau ini sudah menjadi perencanaan dan tidak bisa dilaksanakan di 2023, maka harus menjadi prioritas di 2024. Tidak boleh ada alasan lagi kalau fisik tidak dilaksanakan, karena kami sudah memberi ruang,” ujar Ketua Komisi IV DPRD Kukar, Baharuddin.

Menurutnya, saat ini bangunan ruang kelas baru sangat dibutuhkan oleh sejumlah sekolah di Kukar. Dari informasi yang ia dapat, ada empat kecamatan yang kondisi sekolah yang kondisinya memprihtainkan. Yakni, SMPN 8 Muara Badak, SMPN 4 Anggana, juga sekolah yang ada di Kecamatan Loa Kulu dan Samboja.

Baca Juga :  Wakil Ketua DPRD Kaltim Dorong Semangat Inovasi BRIDA Agar Bermanfaat Bagi Daerah

“Kami menekan persoalan ini, tidak boleh lagi dibiarkan. Sudah banyak fisik yang dicoret dan ini dibutuhkan di tengah-tengah masyarakat,” sebutnya.

Untuk itu, ia pun mengingatkan agar dinas terkait dapat memaksimalkan kegiatan-kegiatan, khususnya yang menjadi kebutuhan masayarakat daerah. Apalagi pada APBD-P 2023 ini kukar mendapat penambahan anggaran.

“Dengan adanya peningkatan APBD-P ini betul-betul bisa memaksimalkan program kegiatan yang ada di Disdikbud,” pungkasnya. (adv)

Share :

Baca Juga

Hukum - Kriminal

Kasus Kekerasan Anak Dominasi Pengaduan di Kukar, UPTD P2TP2A Tangani 204 Kasus Sepanjang 2025

Advertorial

Sukseskan Pilkada Serentak 2024, Pjs Bupati Kutim Pastikan Kelancaran Penyelenggaraan

Ekonomi

Presiden Jokowi Perintahkan Para Menteri Jaga Stok dan Stabilitas Warga Pangan

Bisnis

Dispora Kukar Perkuat Layanan Legalitas Usaha untuk Pemuda Wirausaha

Advertorial

75 Persen BUMDES di Kutim Aktif dan Sehat, Sejumlah DIantaranya Sudah Mandiri dan Maju

Advertorial

Dinas PU Kukar Bangun Jalan Jembatan di Desa Rebaq Rinding

Pemerintah

Akmal Malik Resmi Dilantik Menjadi Pj Gubernur Kaltim, Mendagri Tito Karnavian Titip Sejumlah Pesan

Advertorial

Anggota DPRD Kaltim Tegaskan Wajib Belajar Gratis di Jenjang Pendidikan Dasar Wajib Dijalankan