KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kutai Kartanegara (Kukar), Sunggono, menegaskan bahwa isu pengambilalihan kewenangan tenaga penyuluh pertanian oleh pemerintah pusat tidak akan mengganggu keberlangsungan program pembangunan sektor pertanian di daerah.
Menurut Sunggono, kolaborasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah merupakan prinsip utama dalam menjalankan program pemerintahan. Oleh karena itu, kebijakan yang diambil oleh salah satu pihak tidak seharusnya menghambat sinergi yang telah terbangun.
“Sebenarnya kan kolaborasi program pemerintah pusat, provinsi, dan daerah itu tidak boleh terganggu karena adanya kebijakan-kebijakan yang ditetapkan oleh salah satu pihak,” ujarnya.
Ia menyampaikan optimisme bahwa pengambilalihan kewenangan tersebut justru dapat berdampak positif terhadap peningkatan produktivitas. Meski kewenangan kepegawaian berada di pemerintah pusat, para tenaga penyuluh yang bertugas tetap merupakan sumber daya manusia yang selama ini bekerja di daerah.
“Kita optimis bahwa pengambilalihan kewenangan itu Insha Allah bisa meningkatkan produktivitas pemerintah daerah, meskipun kewenangannya ada di pusat, tapi kan mereka juga orang-orang kita yang ditempatkan di sini,” ucapnya.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar terus menjalin komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah pusat guna memastikan pelaksanaan tugas para penyuluh tetap berjalan optimal dan selaras dengan kebutuhan daerah.
Ia juga menegaskan bahwa meskipun status kepegawaian para penyuluh beralih ke pusat, aktivitas dan tanggung jawab yang dijalankan di lapangan tidak mengalami
perubahan signifikan.
“Sekarang ini, alih status kepegawaiannya ke pusat pun, mereka tetap terus melaksanakan tugas seperti sehari-hari, memberikan laporan, dan menjalankan aktivitas yang selama ini sudah dikerjakan, hanya mekanisme pembayaran gaji yang dilakukan oleh pusat,” ungkapnya.
Ia berharap para tenaga penyuluh pertanian tetap memberikan kontribusi maksimal bagi pembangunan sektor pertanian di Kukar. Menurutnya, peran penyuluh sangat strategis dalam meningkatkan kesejahteraan petani dan ketahanan pangan daerah.
“Mudah-mudahan mereka tetap bisa memberikan kontribusi yang besar buat daerah,” pungkasnya. (ltf/fdl)









