Home / Uncategorized

Senin, 25 April 2022 - 19:22 WIB

Setubuhi Pacar Sambil Direkam Setelah Dicekoki Kopi Campur Kecubung

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com –  Seorang pria berusia 22 tahun di Kecamatan Loa Kulu, Kutai Kartanegara (Kukar) tega mencabuli pacarnya yang masih di bawah umur hingga hamil. Kini usia kandungan perempuan 16 tahun itu sudah satu bulan setengah, dan masih dalam pendampingan oleh UPTD Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Kukar.

Kapolsek Loa Kulu, AKP Dedy Setiawan, mengatakan, kasus tindakan asusila tersebut terungkap pada Kamis (21/4/2022) lalu. Saat itu ibu korban sedang meminjam hanphone korban. Namun, secara tidak sengaja sang ibu melihat video anak perempuannya sedang dicabuli oleh pria yang diketahui sebagai kekasih anaknya.

Baca Juga :  Pemkab Kutim Apresiasi Sinergi Pemuda Panca Marga dan Granat Dalam Wujudkan Pemilu Bersih dan Berintegritas

“Merasa keberatan, orangtuanya melaporkannya kepada kepolisian, kemudian dilakukan penangkapan. Untuk penangkapannya di rumah tersangka sendiri,” ujar Dedy.

Korban sendiri tidak mengetahui bahwa di handphonenya terdapat vidoe yang berisi dirinya dicabuli oleh kekasihnya. Karena setiap pencabulan itu terjadi, korban selalu dalam keadaan mabuk atau teler.

“Jadi korban tidak tahu, bahwa hanphonenya dipakai buat merekam, karena setiap sebelum dicabuli, korban selalu diberi minum kopi yang dicampur dengan kecubung. Jadi korban dalam keadaan teler dan tidak sadar,” ungkap Dedy.

Tersangka dan korban ini diketahui memulai hubungan sejak Januari 2022 lalu. Selama tiga bulan belakangan, tindakan asusila itu sering dilakukan tersangka kepada korban.

Baca Juga :  Ratusan Mahasiswa STAIS KKL di Kaliorang dan Kaubun, Diminta Maksimalkan Program Kerja

“Jadi sudah berkali-kali, sampai-sampai tersangka sendiri tidak ingat,” kata Dedy.

Sementara itu, menurut pengakuan tersangka, perbuatan itu ia lakukan karena nafsu. Sedangkan rekaman video berdurasi 1 menit 12 detik itu ia rekam hanya untuk iseng-iseng saja.

“Awalnya iseng merekam buat konsumsi sendiri. Rencananya mau saya hapus, tapi enggak sempat dihapus secara permanen, masih tersimpan di file sampah,” katanya.

“Kalau kecubung itu saya dapat dari teman,” tutupnya.

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Ratusan Mahasiswa STAIS KKL di Kaliorang dan Kaubun, Diminta Maksimalkan Program Kerja

Uncategorized

Pemkab Kutim Menggelar Workshop Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting

Uncategorized

Banjir Rendam Rumah Warga Kukar, Ribuan Jiwa Terdampak

Uncategorized

UPTD P2TP2A Kukar Catat 77 Kasus Kekerasan Seksual Januari hingga Mei 2026

Uncategorized

Rendi Solihin Tinjau Pembangunan Infrastruktur di Loa Kulu

Uncategorized

Bupati Kukar Akui Beban Puskesmas 24 Jam Berat, Pemkab Siapkan Evaluasi Sistem

Uncategorized

Dorong Pemulihan Ekonomi Pemkab Kukar dan KUPP Kuala Samboja Bangun Sinergisitas

Uncategorized

Pemkab Kutim Peringati HKN 2024, Angkat Tema Gerak Bersama Sehat Bersama