Home / Advertorial / Pemerintah / Pendidikan-Kesehatan

Kamis, 21 Agustus 2025 - 16:03 WIB

Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura Mengajak Masyarakat Sukseskan Erau 2025

Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Aji Muhammad Arifin bersama Kepala Disdikbud Kukar, Thauhid Afrilian Noor

Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Aji Muhammad Arifin bersama Kepala Disdikbud Kukar, Thauhid Afrilian Noor

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Menjelang pelaksanaan Erau Adat Kutai 2025, Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Aji Muhammad Arifin, mengimbau seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelancaran dan ketertiban selama rangkaian acara berlangsung.

Aji Muhammad Arifin menyampaikan bahwa persiapan sudah mulai dilakukan, baik untuk acara yang bersifat sakral maupun non-sakral.

“Mulai sekarang sudah saatnya kita berbenah diri. Mana yang sakral dan mana yang di luar sakral. Untuk kegiatan luar, seperti tarian massal, kami serahkan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Sementara yang sakral tetap dilaksanakan di Keraton selama satu minggu penuh,” jelas Sultan Aji Muhammad Arifin, pada Rabu (20/08/2025).

Sebelum prosesi Erau dimulai, Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura akan melaksanakan sejumlah ritual adat yang sudah menjadi tradisi turun-temurun.

Di antaranya ritual memberi makan benua di Mangkurawang, Bukit Biru, serta Kutai Lama, dan ziarah ke makam para raja terdahulu.

Baca Juga :  Sekda Apresiasi Kinerja Dinas PU Kukar, Optimis Seluruh Kegiatan Terselesaikan Dengan Baik

Aji Muhammad Arifin menegaskan bahwa Erau bukan hanya milik Kesultanan, melainkan pesta budaya milik rakyat.

“Erau itu pesta rakyat. Untuk masalah ketertiban, kita percayakan kepada aparat. Kalau ada keributan kecil misalnya saat belimbur,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar, Thauhid Afrilian Noor, mengungkapkan bahwa persiapan Erau 2025 telah mencapai lebih dari 50 persen. Sejumlah agenda utama telah dipastikan siap, mulai dari tarian massal hingga pembukaan di Stadion Rondong Demang.

“Erau tahun ini akan dibuka pada 21 September dan ditutup dengan tradisi Belimbur pada 28 September,” ungkap Thauhid.

Namun, terdapat penyesuaian pada agenda ziarah makam raja-raja Kutai dan peringatan HUT ke-243 Kota Tenggarong. Kegiatan yang semula dijadwalkan pada 28 September akan digeser ke 29 September 2025.

Baca Juga :  Pjs Bupati Kukar Menghadiri Upacara Umat Hindu di Pura Payogan Agung Kutai

“Selama Erau berlangsung, Sultan tidak boleh menginjak tanah, atau dalam istilah Kutai disebut betuhing bunyi kami. Karena itu, beliau meminta ziarah makam dan peringatan HUT Kota Tenggarong digeser sehari setelah penutupan Erau, agar bisa hadir langsung,” ujarnya.

Selain ziarah makam, peringatan HUT Kota Tenggarong dan rapat paripurna DPRD juga akan digelar pada tanggal 29 September.

“Kami mengikuti arahan Sultan karena hal ini prinsip. Justru dengan begitu, seluruh rangkaian bisa berjalan lebih khidmat,” jelasnya.

Adapun tema resmi Erau 2025, menurut Thauhid, baru akan diumumkan saat launching resmi.

“Nanti akan ada launching khusus, sekaligus memperkenalkan tema, logo, hingga lagu ikon Erau tahun ini. Semua media akan kita undang,” pungkasnya. (adv/disdikbud/kukar)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Perisiapan Peringatan Hari Kemerdekaan, Pemkab Kukar Buka Seleksi Paskibra

Advertorial

Dinas PU Berkolaborasi Bersama Distanak Bangun Infrastruktur Pertanian di Kukar

Advertorial

Wakil Bupati Kukar Meninjau LPKA Kelas II Tenggarong, Pemkab Berkomitmen Berikan Dukungan dan Bantuan

Advertorial

Atasi Kendala Distribusi dan Aksebilitas, Sejumlah Program Dijalankan Dinas Ketahanan Pangan Kutim

Advertorial

Warga Batu Dinding Akhirnya Nikmati Listrik, Bupati Kukar Pastikan Program Terang Kampongku Terus Meluas

Advertorial

Dukung Kreativitas Pemuda, Sekda Kukar Membuka FKPR 2025

Advertorial

Wakil Ketua DPRD Kutim Tegaskan Pentingnya Pengarahan Terkait Program Pokir dan Usulan

Advertorial

KPU Kukar Membuka Pendaftaran Anggota KPPS, 10.000 Orang akan Direkrut