Home / Advertorial / Pemerintah

Rabu, 8 Mei 2024 - 18:53 WIB

TPK Desa Kahala Ikuti Kelas TPK Hebat yang Diselenggarakan BKKBN

Kelas TPK Hebat

Kelas TPK Hebat

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Tim Pendamping Keluarga (TPK) Desa Kahala, Kecamatan Kenohan, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengikuti kelas TPK Hebat (Handal, Berempati dan Bersahabat) Seri II tahun 2024 yang diselenggarakan oleh BKKBN secara daring.

Sesi dengan tema “Kehamilan Sehat Keluarga Bahagia” tersebut diikuti Tim Stunting Kukar di ruang Eksekutif Kantor Bupati Kukar di Tenggarong pada Rabu (8/5/2024).

TPK Desa Kahala Kecamatan Kahala Kabupaten Kukar menghadirkan penyaji Sri Ayundari Wulandari, Rini Dwi Salsabila Nazwa, dan Hadiahul Kubra. Dalam event tersebut dipresentasikan aspek fasilitasi rujukan pelayanan kesehatan. Dalam presentasi tersebut disampaikan inovasi “Kerakatan TPK Kan Penguling.” Hal tersebut menampilkan peran penting dukun bayi sebagai pendamping ibu hamil.

Baca Juga :  Moment Sumpah Pemuda, Ketua DPRD Kutim Harapkan Generasi Muda Berperan Aktif Dalam Pembangunan

“Dukun bayi adalah tokoh yang didengar oleh masyarakat setempat dan bisa memberikan nasehat pada ibu hamil agar memeriksakan kehamilan dan bersalin di fasilitas kesehatan,” jelas Sri Ayundari Wulandari saat presentasi.

Sebelumnya TPK Desa Kahala Kecamatan Kenohan Kabupaten Kukar masuk dalam kategori 3 besar terbaik nasional dalam penilaian Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) berdampingan dengan TPK Kelurahan Bausasran Kemantren Danurejan Kota Yogyakarta Provinsi Yogyakarta, dan TPK Kelurahan Selat Hilir Kecamatan Selat Kabupaten Kapuas Provinsi Kalimantan Tengah.

Baca Juga :  Ketua Komisi IV DPRD Kukar Soroti Permasalahan Pengelolaan Sampah di Tenggarong Seberang

Bupati Kukar Edi Damansyah dalam sambutannya secara virtual menyampaikan apresiasi dan dukungan atas semangat dan kerja keras TPK Desa Kahala Kecamatan Kenohan Kukar dalam melakukan pendampingan kepada sasaran keluarga berisiko stunting.

“Mari kita wujudkan generasi emas bebas stunting untuk Kutai Kartanegara. Penanganan stunting harus fokus, datanya harus update setiap saat. Saya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bekerja sama dalam hal penanganan stunting untuk perbaikan kualitas kehidupan masyarakat Kabupaten Kutai kartanegara,” tutupnya. (adv/diskominfo/kukar/200)

Share :

Baca Juga

Advertorial

21 Anak Yatim Korban Covid-19 Terima Beasiswa Kukar Idaman

Advertorial

Silaturahmi Bersama Masyarakat, Bupati Kukar Safari Subuh di Kerahan Bukit Biru

Advertorial

Disdikbud dan TACB Kukar Menggelar Sidang Penetapan Objek Cagar Budaya Peringkat Kabupaten

Advertorial

Sekda Kukar Membuka Forum Lintas Perangkat Daerah 2025

Advertorial

Disperindag Kutim Berkomitmen Menjaga Stabilitas Harga Kebutuhan Pokok Jelang Nataru

Advertorial

Ratusan Jemaah Haji Kloter Dua Asal Kukar Diberangkatkan, Asisten I Melepas Keberangkatan

Advertorial

Pemkab Kukar Menggelar Rapat Koordinasi dan Evaluasi Pelaksanaan Program Pertanian dan Infrastuktur

Advertorial

Perlindungan Sosial Jadi Pilar Dedikasi Kukar Idaman Menuju Masyarakat Sejahtera