Home / Pemerintah

Rabu, 3 Agustus 2022 - 16:59 WIB

Wakil Bupati Kutai Kartanegara Gali Potensi Rumput Laut dari Sulawesi Selatan

SULAWESI SELATAN, eksposisi.com – Budidaya rumput laut di Kutai Kartanegara saat ini berkembang pesat. Kecamatan seperti Muara Badak dan Anggana telah lebih dulu mengembangkan budidaya rumput laut, hal tersebut direspon  dimana sebelumnya telah di bangun pabrik rumput laut di Kecamatan Muara Badak. Kini pembudidaya rumput laut juga mulai berkembang di Kecamatan Samboja.

 

Melihat potensi tersebut Wakil Bupati Kutai Kartanegara, Rendi Solihin melakukan kunjungan di dua tempat yakni di PT Biota Laut Ganggang (BLG) sebagai perusahaan terbesar di Indonesia di bidang pengolahan rumput laut yang terletak di Desa Polewali, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang dan Kelurahan Akkajeng Kecamatan Sajoanging Kabupaten Wajo sebagai kelurahan percontohan dengan potensi rumput laut yang melimpah.

 

Dengan tajuk Studi Aplikatif hadir Rendi Solihin didampingi Kepala Dinas Perdagangan, Dinas Kelautan, Camat Muara Badak, Camat Anggana, Camat Muara Jawa, Camat Samboja dan Anggota DPRD Provinsi dan Kutai Kartanegara beserta beberapa lurah yang memiliki potensi pengembangan budidaya rumput laut di kawasan pesisir Kutai Kartanegara.

Baca Juga :  Kodim 0906/KKR Gelar Lomba Karya Jurnalistik, Angkat Peran Penting Babinsa di Masyarakat

 

Dalam pemaparannya Komisaris Utama PT BLG, Wank mengatakan BLG mampu memproduksi 100 sampai 150 ton perhari, sedangkan pasokan yang masuk dari beberapa daerah belum dapat memenuhinya.

 

“Kami butuh 100 sampai 150 ton per hari. Tapi kemampuan produksi petani rumput laut belum melampauinya,” jelasnya.

 

Selain itu juga dijelaskan PT BLG sudah mampu memproduksi 7 turunan olahan dari rumput laut sebelum di ekspor ke berbagai negara. Terpisah Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Wajo Nasfari menyampaikan bahwa terdapat sekitar 2.000 orang petani dan 90 kelompok pembudidaya rumput laut dan 300 orang berada di Kelurahan Akkajeng yang setiap harinya melibatkan anak dan istri dalam pembudidayaan. Baik menjemur dan mencuci hasil panenannya dan hal tersebut dapat meningkatkan kesejahtraan masyarakat.

 

“Ada 2.000 orang dan 90 kelompok khusus di Akkajeng ada 300 orang setiap hari sibuk membantu menjemur dan mencuci, keluarga jadi sejahtera,” ujar Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Wajo.

 

Merespon hal tersebut Wakil Bupati Kukar menyampaikan terdapat potensi dan peluang pasar yang cukup besar bahkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat kita dan peluang ini harus segera kita ambil.

Baca Juga :  6 Negara dan 11 Provinsi di Indonesia akan Ramaikan TIFAF 2022

 

“Pasar sangat terbuka lebar, kita sudah memiliki pabriknya bahkan potensinya juga ada, tinggal kita berikan pendampingan dan bantuan kepada petani kita agar survive kedepan” ujar Wakil Bupati yang dikenal sebagai anak nelayan ini.

 

Bahkan di tambahkan Wakil Bupati Kukar akan mengundang petani yang telah berhasil dari Kelurahan Akkajeng untuk dapat memberikan pelatihan dan pendampingan kepada petani kita di Kutai Kartanegara.

 

“Nanti akan kita undang ke Kukar untuk memberikan pendampingan dan pelatihan” tambah Wakil Bupati.

 

Wakil Ketua DPRD Kaltim, Muhammad Samsun yang ikut membersamai dalam kunjungan tersebut memberikan dukungan penuh atas terobosan yang di canangkan oleh Pemerintah Kutai Kartanegara melalui Wakil Bupati.

 

“Ini langkah kongkrit, saya sangat memberikan dukungan dan mengapresiasinya dan tentu dibutuhkan kolaborasi serta support pembiayaan kepada para petani budidaya Rumput laut kedepan” ujar Wakil Ketua DPRD Kaltim.

Share :

Baca Juga

Pemerintah

Dewan Masjid Memiliki Website dengan Fitur Pemetaan Kemiskinan Wilayah

Pemerintah

Pemkab Kukar Targetkan 20 Ribu Petani dan Nelayan Produktif

Pemerintah

Komisi IV DPRD Kukar Gelar RDP, Terkait Sarana Pra Sarana Sekolah di Samboja

Pemerintah

Hingga Hari Terakhir 4.000 Lebih Pendaftar Beasiswa Kukar Idaman

Pemerintah

Pemkab Kukar Hibahkan Tanah Untuk BPS

Hukum - Kriminal

Kejati Kaltim Gelar Duta Pelajar Sadar Hukum Tuna Daksa di Kukar

Pemerintah

Bupati Kukar Resmikan UPTD Puskesmas Loa Duri

Pemerintah

Bupati Kukar Ingin Kawasan Pertanian Menggunakan Konsep Mekanisasi Penuh