Home / Advertorial / Pemerintah / Politik

Rabu, 14 Mei 2025 - 08:27 WIB

Wakil Ketua DPRD Kaltim Imbau Masyarakat Kabupaten Mahulu untuk Tidak Golput pada PSU Pilkada

Ananda Emira Moeis - Wakil Ketua DPRD Kaltim

Ananda Emira Moeis - Wakil Ketua DPRD Kaltim

KALIMANTAN TIMUR, eksposisi.com – Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Ananda Emira Moeis, menyampaikan pesan agar masyarakat turut meramaikan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) yang dijadwalkan berlangsung pada 24 Mei 2025 mendatang.

Ia mengimbau agar masyarakat jangan golput, karena satu suara akan menentukan arah pembangunan daerah selama lima tahun ke depan.

“Suara itu mahal. Jangan disia-siakan, karena dampaknya sangat besar,” kata Ananda  Emira Moeis.

Menurutnya pentingnya kesadaran politik masyarakat, terutama dalam memilih pemimpin yang punya integritas dan pemahaman mendalam atas tantangan khas Mahulu. Karena daerah tersebut masih banyak didapay ketimpangan infrastruktur dan keterbatasan pelayanan dasar.

Baca Juga :  Bentuk Apresiasi kepada Lembaga Adat, Pemkab Kukar akan Berikan Sepeda Motor untuk Operasional Kepala Adat

“Mahulu bukan daerah biasa. Ini perbatasan. Maka jangan pilih yang hanya datang saat momen tertentu, tapi carilah yang betul-betul punya rekam jejak dan kepedulian nyata,” ujar politikus PDI Perjuangan itu.

Sebagai wilayah strategis yang berbatasan langsung dengan Malaysia, Mahulu berada di persimpangan antara janji pembangunan dan kenyataan lapangan yang penuh tantangan. Dalam konteks itulah, Ananda menilai kepemimpinan di Mahulu harus berani mengambil sikap, berpihak pada kebutuhan masyarakat kecil, serta mendorong pemerintah pusat memberi perhatian lebih.

Baca Juga :  Bupati Melepas Kontingen PWI Kukar untuk Bertanding ke Porwada Kaltim di Bontang

Di sisi lain, Ketua Bawaslu Mahulu, Saaludin, menyoroti aspek krusial lain dalam PSU: integritas proses pemilu itu sendiri. Ia mengingatkan seluruh peserta dan tim kampanye agar menghindari politik uang, kampanye hitam, dan pelanggaran etika pemilu lainnya.

“Kami ingin PSU ini jadi momen perbaikan demokrasi, bukan pengulangan kesalahan. Dengan pengawasan maksimal, kami berharap PSU di Mahulu ini menjadi yang pertama dan terakhir,” pungkasnya. (adv/dprd/kaltim)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Puluhan Atlet dari Sejumlah Kecamatan di Kukar Ikuti Kejurkab Tenis Meja 2024

Advertorial

Wakil Ketua DPRD Kaltim Tepis Isu Penghapusan Pokir dalam Penyusunan APBD 2026

Advertorial

Anggota DPRD Kaltim Mendorong Pemerintah Daerah Tingkatkan Standar Pengelolaan TPA

Advertorial

Disdikbud Kukar Dorong Pengembangan Kegiatan P5 untuk Hasilkan Karya Kreativitas

Advertorial

Bupati Kukar Ajak Masyarakat Sukseskan Pilbup 2024

Advertorial

Anggota DPRD Kutim Beri Dukungan Terhadap Raperda Pengarusutamaan Gender

Pemerintah

Pertama Kali ke Indonesia Sejak Dinobatkan Sebagai Kaisar Jepang, Sejumlah Tempat akan Didatangi Hironomiya Naruhito

Bisnis

Disbun Ungkap Data 338 Perusahaan Memiliki IUP Perkebunan di Kaltim