Home / Advertorial / Infrastruktur / Pemerintah / Politik

Rabu, 14 Mei 2025 - 08:49 WIB

Wakil Ketua DPRD Kaltim Ungkap Kendala Penganggaran Dalam Pengusulan Program Pembangunan

Ananda Emira Moeis - Wakil Ketua DPRD Kaltim

Ananda Emira Moeis - Wakil Ketua DPRD Kaltim

KALIMANTAN TIMUR, eksposisi.com – Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Ananda Emira Moeis, mengungkapkan bahwa ada kendala penganggaran dalam pengusulan program pembangunan di daerah.

Salah satunya yakni minimnya data pendukung yang berasal dari lokasi kejadian. Kondisi ini, menurutnya, kerap memperlambat penyusunan laporan awal yang dibutuhkan sebagai dasar pengajuan anggaran.

“Banyak pengusulan yang lambat karena kita tidak punya dokumentasi awal yang cukup. Padahal laporan itu sangat penting untuk masuk ke tahap berikutnya,” kata Ananda Emira Moeis.

Ia mengajak masyarakat untuk tidak ragu mengirimkan dokumentasi kerusakan infrastruktur—baik dalam bentuk foto, video, atau titik koordinat lokasi.

Menurutnya informasi seperti itu, dapat membantu pemerintah daerah dan DPRD dalam menyiapkan usulan anggaran yang lebih cepat dan akurat.

Baca Juga :  Bupati Kukar Sebut Pilkada Lewat DPRD Bukan Isu Krusial, Tekankan Manfaat Nyata bagi Masyarakat

“Kalau ada jalan rusak atau drainase jebol, kirimkan saja dokumentasinya. Itu akan sangat membantu. Jangan tunggu sampai petugas turun dulu,” ujarnya.

Ia juga menyinggung pentingnya membangun budaya partisipatif. Menurutnya, tidak semua kebutuhan masyarakat bisa terjangkau hanya dari laporan internal pemerintah.

“Kalau hanya mengandalkan laporan dari atas, banyak hal di lapangan yang bisa terlewat. Karena itu, masyarakat dan media punya peran penting dalam menyuarakan kebutuhan secara langsung,” jelasnya.

Ia menegaskan, DPRD tidak pernah tinggal diam terhadap berbagai keluhan masyarakat. Hanya saja, sistem perencanaan pembangunan memiliki tahapan panjang yang mesti dipatuhi. Mulai dari laporan awal, verifikasi lapangan, pengusulan anggaran, hingga pelaksanaan proyek.

Baca Juga :  Sejumlah Upaya Dilakukan Pemkab Kutim Dalam Pencegahan dan Penanganan HIV/AIDS

“Kami bekerja dengan sistem. Tapi kami juga tidak akan membiarkan aspirasi masyarakat hilang di tengah jalan. Itu yang kami perjuangkan,” tegasnya.

Pernyataan ini dia sampaikan tengah meningkatnya keluhan soal kerusakan infrastruktur di sejumlah wilayah di Kaltim. Ia optimistis, jika sinergi antara masyarakat, legislatif, dan eksekutif dibangun dengan baik, pembangunan akan lebih responsif, tepat sasaran, dan merata.

“Pembangunan yang adil dan cepat hanya bisa terjadi jika kita semua terlibat. Tidak cukup berharap pada satu pihak saja,” tutupnya. (adv/dprd/kaltim)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Desa Perangat Direncakan Menjadi Lokasi Pengembangan Agrowisata dan Pusat Pelatihan Pertanian

Advertorial

Bupati Kukar Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Melalui Program ASN Ku Terbaik

Advertorial

Asisten I Setkab Kukar Melakukan Ziarah dan Tabur Bunga di Makam Muso Bin Salim saat Peringatan Hari Pahlawan

Politik

Rakerda KAHMI Kukar Jadi Momentum Konsolidasi Gagasan Alumni untuk Daerah

Ekonomi

Bupati Kukar Pertimbangkan Usulan DPRD untuk Reschedule Pembayaran Pinjaman Rp820 Miliar ke Bankaltimtara

Advertorial

Ketua DPRD Kutim Dukung Pengembangan Sektor Pariwisata

Advertorial

Anggota DPRD Kaltim Mendesak Manajemen Big Mall Samarinda Melakukan Evaluasi Pasca Insiden Kebakaran

Advertorial

Sejumlah Akses Jalan Akan Ditutup Saat Pelaksanaan Kukar Bersholawat Jilid 2