Home / Advertorial / Pemerintah

Rabu, 30 April 2025 - 20:07 WIB

Ragam Seni dan Budaya Meriahkan Festival Cenil di Desa Kota Bangun III

Lilik Hendrawanto - Kepala Desa Kota Bangun III

Lilik Hendrawanto - Kepala Desa Kota Bangun III

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Festival Cenil tahun 2025 dalam rangka meriahkan HUT ke-42 Desa Kota Bangun III kembali digelar dengan semangat yang sama seperti tahun-tahun sebelumnya, yakni untuk melestarikan budaya lokal serta mempererat kebersamaan masyarakat.

Kepala Desa Kota Bangun III, Lilik Hendrawanto menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kekompakan dan kerja sama masyarakat desa dalam upaya melestarikan budaya warisan leluhur.

“Festival ini menjadi wujud nyata semangat masyarakat untuk menjaga dan menghidupkan kembali budaya yang ada. Selain itu, acara ini juga diselenggarakan dalam rangka menyambut HUT ke-42 Desa Kota Bangun III pada tahun 2025,” ujarnya usai pembukaan Festival Cenil 2025, di Balai Pertemuan Umum (BPU) Desa Kota Bangun III, Kecamatan Kota Bangun Darat.

Baca Juga :  Audiensi dengan BEM Unikarta, Bupati Pastikan Tambahan Anggaran Beasiswa Kukar Idaman 16 Miliar di APBD Perubahan

Ia mengatakan, Festival Cenil tahun ini melibatkan sebanyak 21 Rukun Tetangga (RT), serta berbagai elemen masyarakat lainnya.

Tidak hanya warga, acara ini juga didukung oleh sekolah-sekolah, OPD, para penggiat kesenian, dan komunitas literasi di desa.

“Alhamdulillah, pada tahun ini kami berhasil mengumpulkan partisipasi sebanyak 70 loyang cenil untuk disajikan kepada masyarakat,” jelasnya.

Ia menyebutkan, rangkaian acara Festival Cenil dimulai sejak pagi hari dengan pentas seni dan lomba mewarnai.

Setelah itu dilanjutkan dengan acara inti dan pembukaan resmi. Kegiatan kemudian berlanjut dengan kunjungan ke Bazar Cenil, Bazar UMKM, serta Festival Cenil itu sendiri.

Baca Juga :  Dinas PU Bangun dan Perbaiki Jembatan di Sejumlah Kecamatan di Kukar

“Pada sore hari kembali digelar pentas seni, dan malam harinya ditutup dengan pertunjukan Campur Sari,” katanya.

Ia menjelaskan, pentas seni melibatkan berbagai kelompok dari tingkat TK, SD, SMP, SMA, hingga MTS. Pemerintah desa berharap dengan melibatkan para pelaku seni, pihaknya dapat memperoleh masukan berharga tentang cara melestarikan budaya.

“Kami sangat mengharapkan masukan dari para pelaku seni. Jika yang dibutuhkan adalah sebuah wadah untuk berekspresi, Insya Allah kami dari pemerintah desa siap memfasilitasi,” pungkasnya. (adv/diskominfo/kukar)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Tujuh Pokdarwis Bakal Mendapat Bantuan Sarpras dari Dispar Kukar

Advertorial

Ketua DPRD Kutim Soroti Minimnya Sosialisasi Beasiswa oleh Pemerintah

Advertorial

Festival Etam Begenjoh 2024 Sukses Digelar di Kota Malang, Akan Dilanjutkan di Dua Kota Lain

Advertorial

Kejar Target, Disdukcapil Kukar Jemput Bola Aktivasi Identitas Kependudukan Digital

Advertorial

Meriahkan HUT ke-78 RI, Ketua DPRD Kukar Menggelar Lomba Layangan Aduan

Pemerintah

TIFAF 2023 Dimeriahkan Mahasiswa BSBI dari 9 Negara, 5 Provinsi dan 4 Kabupaten/Kota

Pemerintah

Kabar Duka, Ketua DPRD Kukar Meninggal Dunia Setelah Bermain Bulu Tangkis

Advertorial

DLHK Kukar Libatkan Seluruh Lapisan Melakukan Aksi World Cleanup Day