Home / Advertorial / Pemerintah / Pendidikan-Kesehatan

Selasa, 10 Juni 2025 - 20:07 WIB

Disdikbud Kukar Terus Berupaya Memprioritaskan Pemenuhan Sarpras Pendidikan Dasar

Al Adawiyah - Kepala Seksi Pengembangan Sarana dan Prasarana Bidang SD Disdikbud Kukar

Al Adawiyah - Kepala Seksi Pengembangan Sarana dan Prasarana Bidang SD Disdikbud Kukar

KUTAI KARTANEGARA,eksposisi.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara (Kukar) terus memprioritaskan pemenuhan sarana dan prasarana pendidikan dasar, khususnya di tingkat Sekolah Dasar (SD).

Hal ini disampaikan oleh Kepala bidang Pendidikan Sekolah Dasar, Ahmad Nurkhalish, melalui Kepala Seksi Pengembangan Sarana dan Prasarana Bidang SD Disdikbud Kukar, Al Adawiyah ( wiwik) dalam wawancara pada Selasa (10/06/2025).

Menurut Al Adawiyah, pemenuhan sarana pendidikan mengacu pada Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang menetapkan ruang kelas dan toilet sebagai kebutuhan paling mendesak.

Ia mengatakan, ada beberapa sekolah SD di Kukar yang belum memiliki ruang kelas yang cukup dan memadai, sehingga proses belajar mengajar di beberapa sekolah  dilakukan dalam sistem shift.

Baca Juga :  SMPN 3 Tenggarong Menyalurkan Bantuan Seragam Sekolah Bagi 50 Pelajar yang Kurang Mampu

“Masih banyak sekolah yang ruang kelasnya belum mencukupi. Akibatnya, siswa harus belajar dengan sistem masuk pagi dan siang. Ini menjadi perhatian utama kami,” ujarnya.

Di Kukar sendiri, terdapat 482 sekolah dasar baik negeri maupun swasta. Jumlah tersebut diprediksi akan terus bertambah. Karena itu, Disdikbud Kukar terus berupaya memenuhi kebutuhan ruang kelas, disusul dengan fasilitas penting lainnya seperti toilet.

Lebih lanjut, Al Adawiyah menjelaskan bahwa meski tidak semua sekolah mendapatkan pembangunan ruang kelas atau rehabilitasi, bantuan sarana lainnya tetap diberikan.

“Di masing-masing kecamatan, setidaknya ada, seperti pengadaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), karena saat ini pendidikan sudah berbasis digital,” jelasnya.

Selain itu, Disdikbud Kukar juga telah mengalokasikan laptop untuk keperluan administrasi seperti untuk bendahara, kepala sekolah, dan tenaga tata usaha.

Baca Juga :  Disdikbud Kukar Siap Untuk Lestarikan Musik Tingkilan, Melalui Upaya Penguatan dan Pembinaan

Mengenai anggaran, Al Adawiyah memastikan efisiensi yang dilakukan sejauh ini tidak mengganggu pembangunan sarana prasarana.

“Efisiensi lebih banyak dilakukan di perjalanan dinas, bukan pada pembangunan ruang kelas atau toilet. Bahkan jika efisiensinya dialihkan ke pembangunan, kami sangat mendukung,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa proses pembangunan tidak dilakukan sembarangan. Setiap usulan dari sekolah maupun aspirasi dari DPRD akan ditinjau terlebih dahulu, terutama terkait status lahan.

“Kalau lahannya masih bermasalah atau dalam sengketa, meskipun ada anggaran, tetap kami tahan. Kami tidak ingin bangunan sekolah di kemudian hari jadi objek sengketa hukum,” pungkasnya. (adv/disdikbud/kukar)

Share :

Baca Juga

Advertorial

PAD Kutim Tahun 2023 Meningkat Mencapai Rp745 Miliar, Jauh Lampaui Target yang Ditentukan

Advertorial

Anggota DPRD Kutim Dorong Pemkab Kembangkan Sektor Perikanan dan Pariwisata

Advertorial

Anggota DPRD Kutim Menyebut Perda Revisi Harus Sesuai dengan Aturan Terbaru

Advertorial

Gedung Kantor Kelurahan Loa Ipuh Dinilai Tidak Lagi Representatif, Pembangunan Gedung Baru Diusulkan

Advertorial

Tarik Minat Wisatawan, Objek Wisata Danau Kumbara di Desa Kota Bangun Darat Terus Dikembangkan

Advertorial

Sangasanga Juara Umum Lomba BKPAKSI Kukar

Ekonomi

Pemkab Kukar Siapkan Revitalisasi Tangga Arung Square Terinsiprasi Konsep Kosambi Bandung, Pembangunan Bioskop Tetap Diupayakan

Advertorial

Bupati Kukar Serahkan Penghargaan kepada 30 Desa Berstatus Mandiri