Home / Advertorial / Infrastruktur / Pemerintah / Politik

Kamis, 15 Mei 2025 - 10:25 WIB

Ketua DPRD Kaltim Soroti Lemahnya Pengawasan Proyek Pembangunan

Hasanuddin Mas'ud Ketua DPRD Kaltim

Hasanuddin Mas'ud Ketua DPRD Kaltim

KALIMANTAN TIMUR, eksposisi.com – Ketua DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Hasanuddin Mas’ud, menyoroti soal lemahnya pengawasan proyek pembangunan di Kaltim. Menurutnya, kelengahan dalam kontrol terhadap berbagai program fisik, baik yang bersumber dari anggaran negara maupun swasta, dapat berbuntut panjang, seperti kerusakan ekosistem hingga penderitaan masyarakat.

“Kalau pengawasan lemah, maka yang rusak duluan adalah lingkungan, lalu menyusul rakyat yang jadi korban,” ujar Hasanuddin, Mas’ud.

ia menilai isu pengawasan kerap kali dianggap sekadar pelengkap prosedural, padahal fungsinya sangat mendasar dalam memastikan keberlanjutan pembangunan.

Baca Juga :  Event Apresiasi Seni dan Budaya yang Digagas Disdikbud Kukar Sudah Berjalan 50 Persen Dari Target

Ia menyinggung sejumlah kasus yang belakangan muncul di Kaltim sebagai bukti bahwa sistem pengendalian proyek masih jauh dari ideal.

“Mulai dari alih fungsi lahan, pencemaran sungai, sampai jalan rusak akibat kendaraan proyek yang tak terkendali, semuanya mengindikasikan kelalaian,” tegasnya.

Ia pun mendorong pemerintah daerah dan instansi teknis untuk segera mengevaluasi mekanisme kontrol yang ada.

Menurutnya, proyek pembangunan tidak boleh dibiarkan melenggang tanpa pengawasan ketat, terlebih jika menyangkut sektor-sektor yang bersentuhan langsung dengan hajat hidup masyarakat.

Baca Juga :  Pjs Bupati Menghadiri Kirab Pasukan Brimob II Dalam Rangka HUT ke-79 Brimob Polri di Kukar

“Koordinasi antarlembaga harus diperkuat. Jangan sampai ada celah hukum atau birokrasi yang dimanfaatkan oleh pelaku usaha yang abai tanggung jawab,” katanya.

ia juga menekankan bahwa tugas pengawasan tidak bisa dibebankan pada satu institusi saja. Sinergi lintas sektor, termasuk keterlibatan masyarakat, menjadi penting untuk menutup ruang praktik nakal yang merugikan kepentingan publik.

“Kalau kita lalai sekarang, maka masa depan Kaltim yang akan membayar mahal. Jangan biarkan rakyat menanggung akibat dari kelalaian sistem,” pungkasnya. (adv/dprd/kaltim)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Anggota DPRD Kaltim Tegaskan Pentingnya Peningkatan SDM Sebagai Strategi Utama Atasi Kemiskinan

Advertorial

Wabup Kukar Dampingi Pokdarwis B3 Desa Pela Menerima Penghargaan Kalpataru 2024

Advertorial

Pansus Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan Sambangi BPIP RI

Advertorial

Pemkab Kukar Gunakan DBH dari Sektor Kelapa Sawit Untuk Infrastruktur di Kawasan Penghasil

Advertorial

40 Anggota DPRD Kutim Periode 2019-2024 Resmi Diberhentikan

Advertorial

Pemkab Kukar Terima Kunjungan FKPD Belitung, Sharing Terkait Kekraf

Advertorial

Bupati Kukar Melaksanakan Salat Idul Fitri di Masjid Agung Tenggarong

Advertorial

Komisi I DPRD Kaltim Menggelar RDP Terkait Klaim Kepemilikan Lahan di GOR Kadrie Oening