Home / Pendidikan-Kesehatan

Rabu, 24 September 2025 - 08:53 WIB

SMAN 1 Muara Jawa Juara Inovasi Pendidikan, Kurangi Sampah Plastik Lewat Tumbler dan Pyrolysis

Wahyono - Kepala SMAN 1 Muara Jawa

Wahyono - Kepala SMAN 1 Muara Jawa

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – SMAN 1 Muara Jawa mencatat prestasi membanggakan dengan meraih juara pertama pada lomba inovasi bidang pendidikan dalam ajang Inovasi dan Kreativitas Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Acara ini digelar Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kukar di Aula Serbaguna Bappeda Kukar, pada Selasa (23/9/2025).

Kepala SMAN 1 Muara Jawa, Wahyono, mengatakan bahwa penghargaan ini merupakan dari komitmen sekolah yang sejak lama mengusung konsep Adiwiyata Mandiri.

“Inovasi pertama yang kami lakukan adalah pengelolaan air. Siswa di SMA 1 Muara Jawa sudah terbiasa membawa tumbler, sehingga tidak lagi membeli air kemasan plastik. Kami memiliki sumber air yang bagus, diolah menggunakan teknologi reverse osmosis, sehingga bisa langsung dikonsumsi gratis di sekolah,” ujarnya.

Baca Juga :  Hari Pertama Kukar Land Festival 2023 Pecah, Puluhan Ribu Pengunjung Padati Stadion Aji Imbut

Dengan jumlah siswa dan pegawai mencapai sekitar 900 orang, inovasi ini dinilai mampu menekan sampah plastik secara signifikan.

“Kalau masing-masing membeli satu botol plastik setiap hari, ada 900 botol sekali pakai yang terbuang. Dengan tumbler dan air olahan sendiri, itu bisa ditekan,” jelas Wahyono.

Selain pengelolaan air, SMAN 1 Muara Jawa juga mengembangkan inovasi pembuatan pyrolysis atau asap cair. Produk ini diolah dalam beberapa tingkatan, mulai dari insektisida alami hingga pengawet makanan.

“Inovasi ini sudah berjalan sejak tahun 2022. Bahkan untuk pengelolaan air lebih lama lagi, sejak kami mengikuti Adiwiyata tingkat kabupaten sekitar empat tahun lalu,” katanya.

Komitmen sekolah terhadap inovasi juga tampak saat pelaksanaan turnamen olahraga Separa Jaku Cup ke-11 beberapa waktu lalu. Semua peserta dari berbagai daerah, termasuk Samarinda, Balikpapan, dan Paser, difasilitasi air minum gratis oleh sekolah tanpa menggunakan kemasan plastik.

Baca Juga :  Bupati Edi Damansyah Resmikan Jembatan Desa Tukung Ritan di Kecamatan Tabang

Kemudian, Wahyono menyebut pihaknya kini tengah merespons tantangan baru dari Brida Kukar.

“Kami ditantang untuk mengolah air hujan menjadi air layak minum. Ini masih kami kembangkan. Sementara inovasi yang sudah ada tetap dipertahankan,” ucapnya.

Ia menegaskan, inovasi yang dilakukan sekolah bukan hanya untuk lomba semata, melainkan sebagai langkah menjaga lingkungan. Upaya menekan penggunaan plastik sekali pakai diyakini mampu mencegah pencemaran tanah maupun laut, sekaligus menjaga bumi agar tetap lestari bagi generasi mendatang. (rpp/fdl)

Share :

Baca Juga

Pemerintah

Hak Guru Honorer Dijamin Sampai Akhir 2026, Disdikbud Kukar Siapkan Skema Perlindungan Lanjutan

Ekonomi

Tenang Hadapi Isu Pencalonannya di Pilkada 2024, Edi Damansyah Prioritaskan Kesejahteraan Rakyat

Pemerintah

Masyarakat Adat Penjaga Terakhir Kebudayaan, Perlu Perlindungan Melalui Perda

Advertorial

Bupati Kukar Buka Bersama Pengurus RT Kecamatan Tenggarong, Membicarakan Kesuksesan Pemilu Hingga Pendidikan

Advertorial

Pemkab Kukar Apresiasi Acara Peringatan HGN dan HUT PGRI, Diramaikan Expo Sekolah

Advertorial

Ratusan Guru Bahasa Indonesia Ikuti MGMP yang Digelar Disdikbud Kukar

Advertorial

Bupati Kukar Pastikan Program “Berobat Cukup Pakai KTP” Diterapkan Hingga Rumah Sakit

Advertorial

Disdikbud Ungkap Banyak Cagar Budaya di Kukar yang Dikelola Pihak Lain