Home / Advertorial / Pemerintah / Pendidikan-Kesehatan

Senin, 7 Juli 2025 - 15:56 WIB

Bupati Kukar Pastikan Program “Berobat Cukup Pakai KTP” Diterapkan Hingga Rumah Sakit

Kunjungan Bupati dan Wakil Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri dan Rendi Solihin ke RSUD AM Parikesit

Kunjungan Bupati dan Wakil Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri dan Rendi Solihin ke RSUD AM Parikesit

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Bupati dan Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri dan Rendi Solihin didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Sunggono, melakukan kunjungan kerja ke RSUD Aji Muhammad Parikesit, Senin (7/07/2025). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan salah satu program yang telah dijalankan yakni “berobat cukup pakai KTP” benar-benar diterapkan hingga ke fasilitas layanan rujukan.

“Hari ini kami datang ke RSUD AM Parikesit sebagai bagian dari upaya memastikan bahwa kebijakan berobat cukup menggunakan KTP benar-benar dijalankan di semua tingkatan layanan kesehatan. Kemarin kami sudah cek di Puskesmas Kembang Janggut, dan Alhamdulillah berjalan baik,” ujar Aulia Rahman Basri.

Ia menjelaskan, setelah pasien dari puskesmas atau FKTP (Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama) dirujuk ke rumah sakit, maka kebijakan berobat pakai KTP juga harus berlaku di fasilitas rujukan.

Baca Juga :  Peringatan Harbuknas dan Harkitnas 2026 di Kukar, Bahas Keteladanan Sultan Aji Muhammad Idris

Dari pemantauan yang dilakukan di layanan rawat jalan dan IGD, tidak ditemukan adanya permintaan syarat tambahan selain KTP. Namun, ia menegaskan bahwa layanan ini hanya berlaku bagi warga dengan KTP Kukar.

“Jangan sampai ada masyarakat dari luar Kukar mengeluh karena tidak dilayani, padahal kebijakan ini memang dikhususkan untuk warga Kukar. Jadi harus jelas dulu, KTP-nya Kukar atau bukan,” tegasnya.

Selain memastikan pelayanan, ia juga menyoroti kebutuhan SDM di rumah sakit. Menurutnya, dokter spesialis dasar di RSUD AM Parikesit sudah mencukupi.

Baca Juga :  Wakil Bupati Kukar Hadiri Rakernas APKASI XVI 2024

Namun, rumah sakit masih membutuhkan tenaga subspesialis, terutama karena kini rumah sakit ini menjadi rujukan untuk wilayah sekitar.

“Kita bersama Pak Wabup sedang menyusun kebijakan beasiswa untuk tenaga kesehatan kita agar bisa menempuh pendidikan subspesialis. Ini penting karena RSUD AM Parikesit juga menangani pasien dari kabupaten/kota lain,” ujarnya.

Ia menyampaikan RSUD AM Parikesit ini sudah memiliki layanan radioterapi dan penanganan kanker. Layanan tersebut biasanya hanya tersedia di rumah sakit provinsi, namun kini sudah dapat diakses di Kukar.

“Ini membuat Kukar menjadi kabupaten pertama di Kaltim yang punya layanan penanganan kanker di tingkat kabupaten,” pungkasnya. (adv/diskominfo/kukar)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Sejumlah Objek Wisata di Kecamatan Kota Bangun Beri Efek Positif Bagi Masyarakat

Advertorial

KFBN 2024 Sukses Digelar, Prioritaskan Penampilan Seni Budaya Lokal dan Nusantara Nasional

Olahraga dan Kesehatan

Dispora Kukar Berencana Membangun Lapangan Gateball dengan Konsep Taman Terbuka

Advertorial

Anggota DPRD Ungkap Adanya SILPA di Dinas Kesehatan Kutim Sebesar Rp142 Miliar

Pemerintah

Pemkab Kukar Dorong Efektivitas Pengelolaan Jasa Konstruksi, Asuransi Tenaga Kerja Jadi Sorotan Utama dalam FGD

Advertorial

Mengenang Jasa Pahlawan, Ketua DPRD Kukar Bersama Forkopimda Ziarah ke TMP Bukit Biru

Hukum - Kriminal

Kanwil Kementerian Hukum Kaltim Melakukan Pemantauan dan Pengawasan Terkait Kekayaan Intelektual

Advertorial

BRIDA Kukar Melakukan Seminar Efektivitas Pengelolaan Sampah, 6 Kelurahan dan Desa Jadi Sampel Penelitian