KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Suasana meriah menyelimuti kawasan Teras Tepian Indah, Desa Kota Bangun Ulu, Kecamatan Kota bangun pada Sabtu (1/11/2025).
Pemerintah desa menggelar Eroh Berame Festival Wisata Kuliner, yang menjadi rangkaian menuju HUT ke-214 Desa Kota Bangun Ulu.
Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Desa Kota Bangun Ulu, Khairul Umam, bersama Camat Kota Bangun, Abdul Karim.
Khairul Umam menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara yang diinisiasi oleh kolaborasi sejumlah pihak.
“Alhamdulillah malam ini secara resmi kami bersama Pak Camat membuka acara Eroh Berame di lokasi Tepian Indah. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian menuju HUT Desa Kota Bangun Ulu yang insyaallah dilaksanakan awal Desember nanti,” ucap Khairul Umam.
Ia menjelaskan, kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara pemerintah desa, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), Karang Taruna, dan para pelaku UMKM di Kota Bangun Ulu.
Tak hanya itu, Sanggar Tari Sri Bangun Art asuhan Ibu Emelda juga turut menampilkan beragam tarian tradisional yang memukau pengunjung.
“Acara ini menjadi pembuka untuk kegiatan serupa yang insyaallah akan rutin digelar dua hingga tiga kali dalam sebulan, dengan lokasi bergantian antara Teras Tepian Indah dan Teras Kota Bangun Bersinar,” jelasKhairul.
Sejak pukul 15.00 WITA, stan UMKM mulai dibuka dan langsung ramai dikunjungi warga. Sebanyak 20 tenant Bumdes terisi penuh, sementara 7 kelompok tari dari Sanggar Sri Bangun Art tampil memeriahkan suasana.
“Antusias pengunjung luar biasa, baik yang datang untuk menikmati sajian kuliner maupun menonton penampilan para talent,” ungkapnya.
Khairul berharap kegiatan Eroh Berame ke depan dapat berkembang seperti event SOE Tenggarong, dengan manajemen pengelolaan yang lebih baik, kemasan produk UMKM yang menarik, serta dukungan dari berbagai pihak, termasuk Kekraf Kota Bangun yang saat ini sedang menunggu pelantikan pengurus barunya oleh Bupati Kukar.
Meski sukses dan ramai pengunjung, ia mengakui masih ada beberapa hal yang perlu dievaluasi, seperti pengaturan parkir dan penempatan tenant.
“Awalnya acara ini hanya coba-coba, sekadar ‘cek ombak’. Rapatnya juga baru semalam dan langsung dieksekusi malam ini. Tapi Alhamdulillah, antusias masyarakat di luar ekspektasi,” tutupnya. (ltf/fdl)









