Home / Advertorial / Ekonomi / Pemerintah

Selasa, 11 November 2025 - 12:21 WIB

Ketahanan Pangan Desa Jadi Prioritas, Pemkab Kukar Lakukan Pemetaan dan Intervensi

Rapat Koordinasi Optimasilasi Penyelamatan Pangan (Latif)

Rapat Koordinasi Optimasilasi Penyelamatan Pangan (Latif)

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) menegaskan komitmennya untuk memperkuat ketahanan pangan hingga ke tingkat desa.

Melalui rapat koordinasi bertema Optimalisasi Penyelamatan Pangan yang digelar Selasa (11/11/2025), Pemkab Kukar mulai memetakan kondisi desa-desa rentan pangan sekaligus menyiapkan langkah intervensi yang tepat sasaran.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono, menjelaskan bahwa upaya ini merupakan bentuk kolaborasi antara berbagai pihak dalam mengelola sumber pangan secara lebih bijak.

Ia menilai, dua hal utama perlu mendapat perhatian, menjaga ketahanan pangan di desa dan mencegah pemborosan pangan dari sektor konsumsi masyarakat perkotaan.

“Hari ini kita mencoba mengkolaborasikan program ketahanan pangan dari sisi yang menurut saya perlu perhatian pertama terhadap ketahanan pangan di satu sisi untuk desa-desa, dan yang kedua untuk kelebihan pangan yang mungkin bisa disebabkan karena pola pangan yang kurang baik yang terjadi di rumah makan atau juga di hotel-hotel,” ujar Sunggono.

Menurutnya, banyak potensi pangan berlebih yang belum dimanfaatkan optimal. Melalui sinergi lintas sektor, Pemkab Kukar mendorong agar kelebihan pangan dari rumah makan maupun hotel dapat disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Baca Juga :  Ketua DPRD Kaltim Menghadiri Dialog Terbuka dengan Delegasi TETO

“Rumah makan kalau berlebih bisa didistribusikan ke panti asuhan, begitu juga untuk yang ada di hotel. Ini menurut saya tanggapan yang baik, dan kita akan lihat perkembangannya beberapa waktu ke depan untuk kemudian dievaluasi,” jelasnya.

Selain menyelamatkan pangan yang berlebih, Sunggono menuturkan pemerintah juga berfokus pada edukasi bagi desa-desa yang tergolong rentan pangan.

Edukasi ini penting agar pemerintah desa dapat memahami kondisi, penyebab, serta solusi untuk mengurangi risiko rawan pangan di wilayahnya.

“Yang juga tadi kita coba lakukan adalah memberikan edukasi kepada kepala-kepala desa yang termasuk dalam desa rentan bahan pangan. Kalau tidak kita bantu intervensi, mereka bisa menjadi desa yang rawan pangan,” ungkapnya.

Intervensi yang dilakukan Pemkab Kukar disesuaikan dengan hasil pemetaan di lapangan. Beberapa faktor penyebab kerentanan pangan antara lain ketersediaan tenaga kesehatan, akses distribusi, serta ketersediaan infrastruktur pendukung di wilayah tertentu.

Baca Juga :  Sekda Kukar Hadiri FGD yang Membahas Sistem Merit Sebagai Kebijakan dan Manajemen ASN Berdasarkan Kualifikasi

“Bentuk intervensinya di antaranya pertama dengan edukasi dulu, jangan sampai ada kesan represif. Kedua, kita pastikan apa penyebab desa itu rentan pangan. Kalau disebabkan karena tidak ada tenaga kesehatan, kita penuhi. Kalau karena distribusi ke tempat itu kurang baik, kita perbaiki jalannya atau transportasinya,” jelasnya.

Hasil identifikasi awal, terdapat 17 desa di Kukar yang masuk dalam kategori rentan rawan pangan. Namun, kondisi ini bukan berarti wilayah tersebut tidak memiliki sumber pangan, melainkan memiliki indikator tertentu yang perlu mendapat perhatian pemerintah.

“Kalau yang di Kukar itu yang saya tahu ada delapan desa di antaranya tenaga kesehatannya yang tidak ada. Jadi itu termasuk indikator rentan rawan pangan,” ungkapnya.

Ia menegaskan, upaya penyelamatan pangan dan penguatan ketahanan desa akan terus dievaluasi secara berkala agar dapat memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

“Kita tunggu seperti apa perkembangannya beberapa waktu ke depan, dan kita akan evaluasi,” pungkasnya. (adv/prokom/kukar)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Pansus LKPJ DPRD Kaltim Soroti Proyek Pembangunan Jalan Simpang 4 Outer Ringroad IV

Advertorial

Anggota DPRD Kukar Pastikan Komitmen Kawal Aspirasi Mahasiswa Terkait Beasiswa

Advertorial

Luwu Timur Pelajari Strategi Penguatan Perseroda di Kukar

Advertorial

Hari Pertama Masuk Kerja Usai Cuti Lebaran, Sekda Sidak MPP Kukar

Advertorial

Pembangunan Pabrik Rumput Laut di Kecamatan Muara Badak Dapat Dukungan Masyarakat

Advertorial

Diskominfo Luncurkan Proper LOBI-KU, Implementasi SPBE di Kukar

Bisnis

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unikarta Menyebut Kenaikan BBM Tekan Daya Beli Masyarakat

Advertorial

Kolaborasi Pemkab dan KPU Berjalan Baik untuk Sukseskan PSU Pilkada Kukar