Home / Infrastruktur / Pemerintah / Pendidikan-Kesehatan

Rabu, 31 Desember 2025 - 10:47 WIB

Taman Musik Kota Raja Diresmikan, Jadi Ruang Ekspresi Seni dan Kreativitas

Peresmian Taman Musik Kota Raja Tenggarong (Latif/Eksposisi)

Peresmian Taman Musik Kota Raja Tenggarong (Latif/Eksposisi)

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) meresmikan Taman Musik Kota Raja Tenggarong yang dirangkai dengan Launching Calendar of Event (CoE) atau Kalender Event Daerah Kabupaten Kukar Tahun 2026, pada Selasa (30/12/2025).

Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri mengatakan, peresmian Taman Musik ini merupakan bagian dari penyelesaian pembangunan fasilitas publik yang ditargetkan rampung pada tahun 2025.

Peluncuran taman ini sengaja dilakukan satu hari menjelang malam pergantian tahun agar dapat langsung dimanfaatkan oleh masyarakat.

Ia menjelaskan, kehadiran Taman Musik menambah dan melengkapi ruang terbuka publik yang dibangun Pemkab Kukar di kawasan Tenggarong dan sekitarnya. Ke depan, Pemkab Kukar menargetkan pembangunan ruang terbuka serupa tidak hanya terpusat di ibu kota kabupaten.

Baca Juga :  Anggota DPRD Kutim Anggap Regulasi Terkait Penanggulangan Kebakaran Sangat Penting

“Mimpi dan rencana kita, taman-taman seperti ini bukan hanya di Tenggarong saja, tapi juga di 20 kecamatan,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa Taman Musik juga disiapkan sebagai ruang ekspresi bagi penggiat seni dan budaya, sejalan dengan visi dan misi Kukar Idaman Terbaik. Pemkab Kukar, kata dia, berkomitmen menyediakan ruang-ruang publik yang inklusif bagi pelaku seni, adat, dan budaya daerah.

“Kita memberi ruang untuk penggiat seni dan penggiat adat-adat. Makanya kita sediakan ruang-ruang seperti ini,” ujarnya.

Terkait aturan penggunaan taman, ia menyebutkan bahwa Taman Musik akan menerapkan kebijakan ramah anak, termasuk larangan merokok sebagaimana yang diterapkan di Taman Tanjung.

Baca Juga :  Anggota DPRD Kutim Harapkan Pemilu 2024 Berjalan Lancar, Aman dan Adil

Pada kesempatan yang sama, Pemkab Kukar juga melaunching Kalender Event Daerah Tahun 2026. Aulia memastikan, meskipun menghadapi keterbatasan anggaran, pelaksanaan event-event di Kukar tetap menjadi prioritas pemerintah daerah.

“Kita ingin memastikan meskipun dengan situasi dan kondisi anggaran yang terbatas, event-event di Kutai Kartanegara tetap kita laksanakan,” katanya.

Menurutnya, event-event daerah memiliki peran strategis sebagai pemicu (trigger) pergerakan ekonomi, khususnya bagi pelaku UMKM di sekitar lokasi kegiatan.

“Event itu sifatnya sebagai trigger aktivitas UMKM. Ketika event ada, orang berkunjung ke suatu tempat, maka aktivitas ekonomi di sekitar bisa berjalan dengan baik,” pungkasnya. (ltf/fdl)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Wakil Ketua I DPRD Kaltim Menyebut Persiapan PEDA XI KTNA di Kubar Mencapai 90 Persen

Advertorial

Kreatifitas SDN 005 Tenggarong, Membuat Karya Seni Dari Barang yang Sudah Tidak Terpakai

Advertorial

Kadisdikbud Kutim Utamakan Pelajaran Agama Dalam Kurikulum Pembelajaran

Advertorial

Pembangunan Kantor Kecamatan Kota Bangun Darat Bakal Segera Dikerjakan, Lokasinya di Desa Kedang Ipil

Advertorial

DPRD Kutim Gencar Sosialisasi Perda Penanganan HIV, Sasar Kecamatan Muara Wahau

Advertorial

Anggota DPRD Kutim Soroti Terkait Perhatian Pemkab Terhadap SIPD

Pemerintah

Polemik Raperda Pesantren Warnai Paripurna DPRD Kukar, Ketua Bapemperda Sebut Terjadi Miskomunikasi

Advertorial

Pemkab Kukar Terus Berupaya Membantu Permasalahan yang Dihadapi Petani