Home / Bisnis / Ekonomi / Finansial

Senin, 9 Maret 2026 - 19:07 WIB

Penjualan Menurun, Harga Ayam Potong di Pasar Mangkurawang Ikut Turun

Lapak ayam potong di Pasar Mangkurawang (Latif/Eksposisi)

Lapak ayam potong di Pasar Mangkurawang (Latif/Eksposisi)

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Harga ayam potong di Pasar Mangkurawang, Tenggarong, mengalami penurunan dalam beberapa hari terakhir. Kondisi tersebut dirasakan langsung oleh para pedagang yang mengaku penjualan saat ini tidak seramai biasanya.

Salah satu pedagang ayam potong di Pasar Mangkurawang, Rahmat, saat ditemui pada Senin (09/03/2026), mengatakan harga ayam saat ini cenderung lebih rendah dibandingkan sekitar satu minggu lalu. Penurunan harga terjadi karena daya beli masyarakat yang menurun.

Menurut Rahmat, kondisi pasar yang relatif sepi membuat para pedagang harus menyesuaikan harga agar dagangan tetap dapat terjual. Jika tidak, ayam yang dijual berpotensi tidak habis dalam sehari.

Baca Juga :  Nelayan di Kecamatan Samboja akan Menggelar Pesta Laut Pesisir, Difasilitasi Dispar dan Kekraf Kukar

“Untuk harga ayam yang kecil Rp32 ribu per kilogram, sedangkan yang besar Rp30 ribu. Harganya turun dibandingkan sekitar seminggu yang lalu,” ujarnya.

Ia menjelaskan, penurunan aktivitas jual beli di pasar sebenarnya sudah mulai terasa sebelum memasuki awal bulan Ramadan. Sejak saat itu, jumlah pembeli yang datang ke pasar tidak seramai hari-hari sebelumnya.

Kondisi tersebut berdampak langsung pada stabilitas harga ayam potong di tingkat pedagang. Ketika permintaan menurun, harga pun ikut menyesuaikan dengan kondisi pasar.

Rahmat menyebutkan bahwa faktor utama turunnya harga ayam adalah karena pasar yang sepi sehingga penjualan tidak maksimal seperti biasanya.

Baca Juga :  Pemkab Kukar Jajaki Investasi Mall Pakuwon Group, Ekraf dan Jongkang Jadi Opsi Lokasi

“Faktornya karena pasar sepi, jadi kurang laku. Bahkan sebelum awal puasa itu sudah sepi, jadi memang kurang stabil,” jelasnya.

Selain memengaruhi harga, kondisi tersebut juga berdampak pada jumlah ayam yang bisa terjual setiap harinya. Saat ini, jumlah penjualan cenderung lebih sedikit dibandingkan periode sebelumnya.

Para pedagang berharap kondisi pasar bisa kembali ramai sehingga penjualan ayam potong kembali meningkat dan harga menjadi lebih stabil.

“Sekarang paling habis sekitar 100 sampai 150 ekor per hari. Dulu bisa sampai 200 ekor bahkan lebih,” pungkasnya. (ltf/fdl)

Share :

Baca Juga

Bisnis

Diskop UKM Kukar Siapkan Skema Pengelolaan Taman Kota Pujasera Sebelum Diresmikan

Ekonomi

Realisasi Pendapatan APBD Kukar 2026 Diproyeksikan Capai 76 Persen, Bupati Tegaskan Komitmen Pembangunan Terus Berjalan

Bisnis

PT MHU Meraih Penghargaan PROPER Daerah Emas, Bukti Komitmen Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan

Bisnis

PT MHU Menerima Penghargaan Tamasya Award, Bukti Kontribusi Terhadap Pemberdayaan Masyarakat

Bisnis

Pantau Harga di Pasar Mangkurawang, Bupati Kukar Pastikan Stok Bahan Pokok Aman Jelang Nataru

Bisnis

Capai 85 Juta Jam Kerja Tanpa Kecelakaan, MHU Sabet Penghargaan dari Kementerian Ketenagakerjaan

Bisnis

Pemkab Kukar Dorong Hilirisasi Tanaman Lokal Bernilai Tinggi

Ekonomi

Kebijakan Pilihan TPP atau Jasa Pelayanan bagi Pegawai BLUD, Bupati Kukar Tegaskan Tetap Penuhi Hak Pegawai Sesuai Aturan