Home / Ekonomi / Pemerintah

Jumat, 10 April 2026 - 16:11 WIB

Pemkab Kukar Pastikan Komitmen Pertahankan PPPK di Tengah Isu Defisit Anggaran

Aulia Rahman Basri - Bupati Kutai Kartanegara (Latif/Eksposisi)

Aulia Rahman Basri - Bupati Kutai Kartanegara (Latif/Eksposisi)

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan untuk tidak melakukan pengurangan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), meskipun sejumlah daerah lain mulai menghadapi tekanan defisit anggaran.

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, menegaskan bahwa hingga saat ini kebijakan pemangkasan PPPK bukan menjadi opsi yang diprioritaskan oleh pemerintah daerah.

“Sampai sejauh ini belum. Pilihan untuk mengurangi PPPK itu adalah pilihan paling terakhir dan paling menyakitkan yang akan kami buat,” ujarnya pada Kamis (09/04/2026).

Menurutnya, selama masih terdapat solusi lain untuk menjaga stabilitas anggaran, maka Pemkab Kukar akan berupaya menghindari kebijakan tersebut demi melindungi kesejahteraan masyarakat.

“Kalau itu bisa tidak kami lakukan, tentu tidak akan kami lakukan. Tujuan pemerintah itu untuk mensejahterakan masyarakat, dan PPPK juga bagian dari masyarakat kita,” tegasnya.

Baca Juga :  Anggota DPRD Kutim Beri Tanggapan Terkait Pengesahan Propemperda

Ia menilai, keberadaan PPPK memiliki peran penting dalam mendukung roda pemerintahan sekaligus menjadi bagian dari upaya peningkatan kesejahteraan warga di daerah.

Ia menyampaikan bahwa kondisi keuangan daerah Kukar saat ini masih cukup aman untuk memenuhi belanja pegawai, termasuk bagi tenaga PPPK.

“Untuk tahun ini aman. Belanja pegawai kita sekitar Rp2,7 triliun dan itu sudah ‘given’. Artinya tinggal bagaimana efektivitasnya bisa ditunjukkan melalui kinerja ASN,” jelasnya.

Ia menekankan bahwa fokus utama pemerintah daerah saat ini adalah meningkatkan kualitas kinerja aparatur sipil negara (ASN) agar anggaran yang telah dialokasikan dapat memberikan dampak maksimal bagi pelayanan publik.

Baca Juga :  Pria Ditemukan Tewas di Rumah Kosong, Warga Menduga Akibat Gigitan Ular Berbisa

Pemkab Kukar  juga menaruh kepercayaan besar kepada seluruh ASN untuk mampu menunjukkan performa terbaik dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

“Kami percaya kawan-kawan ASN di Kukar bisa menunjukkan performa terbaik, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sehingga pembangunan bisa berjalan seiring dan optimal,” ungkapnya.

Sementara itu, terkait sistem kontrak PPPK, Pemkab Kukar telah melakukan penyesuaian dengan menerapkan masa kontrak yang lebih panjang dibanding sebelumnya.

Hal ini dilakukan untuk memberikan kepastian kerja bagi tenaga PPPK sekaligus mendorong peningkatan kinerja yang lebih berkelanjutan.

“PPPK di tempat kita sekarang tidak lagi satu tahun, tapi sudah kontrak lima tahun,” pungkasnya. (ltf/fdl)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Disdamkarmatan Kukar Manfaatkan Drone Patroli Pengawasan Kebakaran

Infrastruktur

Dinas PU Kukar Optimis Rampungkan 97% Pembangunan Tahun 2025

Advertorial

Anggota DPRD Kutim Soroti Anggaran di Kecamatan Muara Bengkal yang Tidak Transparan

Advertorial

Peringati Hari Kartini, Tim Penggerak PKK Kecamatan Tenggarong Gelar Lomba Busana Kebaya

Advertorial

DPRD Kukar Sahkan RAPBD 2024 Sebesar 12,6 Triliun, Untuk Selanjutnya Akan Disampaikan ke Pemprov

Advertorial

DPRD Kukar Membentuk Pansus Raperda Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan

Advertorial

Sekda Kutim Sebut Regulasi Menjadi Pedoman Utama Dalam Pengelolaan APBD

Olahraga dan Kesehatan

Dinas Kesehatan Kukar Dorong Pusban Lebih Aktif Jemput Bola Beri Pelayanan kepada Masyarakat