Home / Ekonomi / Olahraga dan Kesehatan / Pemerintah

Kamis, 23 April 2026 - 11:19 WIB

Polemik Iuran BPJS, Pemkab Kukar Berkomitmen Menjamin Biaya Kesehatan Seluruh Masyarakat

Aulia Rahman Basri - Bupati Kutai Kartanegara (Latif/Eksposisi)

Aulia Rahman Basri - Bupati Kutai Kartanegara (Latif/Eksposisi)

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan komitmennya dalam menjamin kesehatan masyarakat, meskipun harus menanggung beban anggaran yang tidak sedikit untuk program BPJS Kesehatan.
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, mengungkapkan bahwa saat ini pemerintah daerah mengalokasikan anggaran sebesar Rp112 miliar untuk membayar iuran BPJS bagi masyarakat.

“Pemkab Kukar itu menganggarkan untuk bayar BPJS sebesar Rp112 miliar, kita menanggung sekitar 240 ribu warga Kukar yang tidak tertanggung,” ujarnya beberapa waktu yang lalu.

Ia menjelaskan, dalam sistem BPJS terdapat dua kategori utama peserta, yakni Penerima Bantuan Iuran (PBI) dan Non-PBI. PBI merupakan kelompok masyarakat yang iurannya dibayarkan oleh pemerintah, sementara Non-PBI adalah peserta mandiri atau pekerja yang iurannya ditanggung oleh pemberi kerja.

Ia memaparkan bahwa skema PBI sendiri terbagi menjadi tiga sumber pembiayaan, yakni dari pemerintah pusat (APBN), pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota.

Baca Juga :  Wiyono Dorong ASN Bekerja untuk Memberikan Manfaat ke Masyarakat Pada Moment Hari Bakti ke-78 PU

Pemkab Kukar memiliki program unggulan berobat gratis hanya dengan menggunakan KTP, yang bertujuan memastikan seluruh masyarakat mendapatkan jaminan kesehatan.

Namun demikian, ia menyebutkan bahwa tidak semua masyarakat memilih skema PBI. Sebagian warga tetap memilih menjadi peserta mandiri agar memiliki fleksibilitas dalam layanan kesehatan.

“Ada juga warga yang tetap mau mandiri karena kalau mandiri bisa naik kelas layanan dengan bayar selisih, sementara kalau PBI tidak bisa,” terangnya.

Terkait adanya pengembalian sekitar 4.000 peserta PBI dari pemerintah provinsi, ia menilai hal tersebut tidak terlalu berdampak signifikan bagi Kukar.

Meski begitu, ia menyoroti belum adanya kejelasan aturan pembagian tanggung jawab antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam skema PBI tersebut.

“Yang kami sarankan sebenarnya rule of the game-nya diperjelas, misalnya provinsi membayar 20 persen dari data PBI tertentu, jadi pembagiannya jelas,” ujarnya.

Baca Juga :  Sosialisasi Kesadaran Lalu Lintas Sejak Dini, Dishub Kutim Luncurkan Program Pelajar Pelopor

Menurutnya, ketidakjelasan aturan tersebut justru berpotensi menimbulkan beban tambahan bagi pemerintah daerah.
Ia menekankan bahwa prioritas utama Pemkab Kukar adalah memastikan seluruh masyarakat tetap mendapatkan jaminan kesehatan tanpa terkecuali.

“Intinya kami ingin memastikan seluruh warga Kukar terlindungi jaminan kesehatannya,” ucapnya.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah siap menanggung biaya bagi warga yang tidak tercover oleh pihak manapun.
Namun, kondisi ini diakui akan berdampak pada beban anggaran daerah, terutama karena harus dilakukan penyesuaian dalam APBD.
“Yang menjadi tantangan itu soal waktu, karena APBD sudah ditetapkan, jadi nanti kita harus menambah lagi di perubahan,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa meskipun beban anggaran meningkat, pemerintah daerah tetap mengutamakan kepentingan masyarakat dalam hal pelayanan kesehatan.

“Bagi kami yang terpenting adalah masyarakat tetap terjamin kesehatannya, meskipun konsekuensinya beban anggaran daerah ikut bertambah,” tutupnya. (ltf/fdl)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Wabup Kukar Melakukan Safari Ramadan ke Kecamatan Muara Muntai

Advertorial

Atasi Permasalahan Pertanian Desa Loh Sumber, Dinas PU Kukar Bangun Jaringan Irigasi

Advertorial

Dinas PU Kukar Bangun Jalan Jembatan di Desa Rebaq Rinding

Advertorial

Bankeu Kukar 2023 Direalisasikan Untuk Tiga Sub Kegiatan Infrastruktur di Daerah

Advertorial

Bupati Sebut Pesta Adat Erau Bukti Kekayaan dan Keragaman Budaya Masyarakat Kukar

Bisnis

Lewat Program PPM, MHU Bangun Kantor Desa Sungai Payang Ilir untuk Perkuat Layanan Warga

Advertorial

Anggaran Kenaikan Insentif RT Disiapkan Pemkab Kutim

Advertorial

Sekwan Paparkan Laporan Kinerja DPRD Kutim Tahun 2023-2024