Home / Bisnis / Ekonomi / Finansial / Pemerintah

Kamis, 30 April 2026 - 20:34 WIB

Sistem Pengelolaan Tangga Arung Square Ditata Ulang, Tarif Sewa Kios Diturunkan

Lapangan parkir Tangga Arung Square (Latif/Eksposisi)

Lapangan parkir Tangga Arung Square (Latif/Eksposisi)

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Rendi Solihin, memberikan tanggapan atas kedatangan sejumlah pedagang Pasar Tangga Arung ke DPRD Kukar, terkait keberatan tarif sewa kios di Tangga Arung Square yang dinilai memberatkan.

Ia menegaskan bahwa langkah tersebut justru merupakan inisiatif pemerintah agar persoalan yang ada bisa dibahas melalui mekanisme yang tepat.

Menurutnya, DPRD menjadi jalur yang tepat untuk mengevaluasi kebijakan terkait retribusi, sistem pengelolaan, hingga aturan operasional pasar. Dengan demikian, setiap kebijakan yang dihasilkan memiliki dasar hukum yang jelas dan dapat diterapkan secara menyeluruh.

“Kami memang yang meminta pedagang untuk datang ke DPRD, karena melalui DPRD lah mekanisme retribusi dan perda bisa direview ulang,” ujarnya pada Rabu (29/4/2026).

Ia mengakui bahwa sebelumnya terdapat keluhan dari pedagang terkait tingginya tarif retribusi. Namun setelah dilakukan evaluasi, pemerintah memastikan adanya penyesuaian tarif agar lebih ringan dan tidak memberatkan pedagang.

“Setelah dicek ulang, angkanya sudah bisa dikembalikan ke semula, sekitar Rp600 per meter persegi,” jelasnya.

Baca Juga :  Ketua DPRD Kaltim Soroti Persoalan APBD 2022, Tingginya Silpa Diharapkan Tak Lagi Terjadi

Selain retribusi, pemerintah juga menyoroti sistem perparkiran di kawasan pasar. Ke depan, pengelolaan parkir akan ditata agar memberikan keuntungan bersama, baik bagi pedagang, pengunjung, maupun pemerintah daerah.

Ia menegaskan bahwa Tangga Arung Square dibangun dengan anggaran besar yang bersumber dari uang rakyat. Oleh karena itu, pengelolaannya harus mampu memberikan manfaat berkelanjutan dan tidak terus bergantung pada pembiayaan APBD setiap tahun.

Ia menyebutkan bahwa saat ini pemerintah mengambil langkah tegas dengan membekukan seluruh pengelolaan yang ada. Untuk sementara waktu, seluruh aktivitas pengelolaan pasar diambil alih oleh dinas terkait.

“Kami minta semua dibekukan dulu, saat ini hanya dinas yang boleh mengelola, baik parkiran, retribusi, maupun operasional lainnya,” tegasnya.

Meski demikian, pemerintah tetap membuka ruang bagi masyarakat, komunitas, maupun organisasi untuk berpartisipasi dalam meramaikan pasar.

Berbagai kegiatan seperti event dan aktivitas sosial diharapkan dapat menarik pengunjung dan menghidupkan kembali aktivitas ekonomi di kawasan tersebut.

Baca Juga :  Pemkab Kukar Salurkan Bantuan Sosial yang Menyasar 10 Ribu Jiwa Kelompok Rentan

Langkah ini dinilai penting untuk membantu para pedagang agar dapat kembali memperoleh penghasilan yang stabil. Pemerintah juga mengajak seluruh masyarakat Kukar untuk bersama-sama mendukung keberlangsungan pasar.

Ia mengungkapkan bahwa pihaknya membutuhkan waktu untuk melakukan penataan secara menyeluruh. Pemerintah telah meminta laporan dari dinas terkait dan tengah menyusun kembali sistem pengelolaan yang lebih baik.

“Beri kami waktu satu bulan, kami akan menata ulang semuanya bersama dinas dan DPRD sebagai dasar acuan pengelolaan pasar ke depan,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan Pasar Tangga Arung menjadi kunci bagi keberlangsungan pasar lainnya, seperti Pasar Mangkurawang. Jika pasar utama tidak berjalan optimal, maka dampaknya akan meluas ke pasar-pasar lain di sekitarnya.

“Kalau Pasar Tangga Arung tidak jalan, dipastikan pasar lain juga bisa ikut terdampak. Jadi kita mulai dari sini dulu, kita benahi, baru kemudian kita lanjut ke penataan pasar tumpah di sekitarnya,” pungkasnya. (ltf/fdl)

Share :

Baca Juga

Bisnis

Luhut Sebut Program Kebanggaan Presiden Jokowi Berhasil Meningkatkan Nilai Ekspor Menjadi Rp504 Triliun

Advertorial

Ketua DPRD Kaltim Gunakan Hak Pilihnya di Balikpapan, Usai Pantau Pelaksanaan Pilkada di Kukar

Advertorial

Bupati Ingin Masyarakat Kukar Sukseskan Pilkada 2024

Advertorial

Bupati Sebut Pesta Adat Erau Bukti Kekayaan dan Keragaman Budaya Masyarakat Kukar

Advertorial

Festival Etam Begenjoh 2024 Sukses Digelar di Kota Malang, Akan Dilanjutkan di Dua Kota Lain

Advertorial

Bupati dan Wabup Tegaskan Agar Pimpinan OPD Realisasikan Kegiatan dengan Baik

Advertorial

Pemkab Kukar Mantapkan Langkah Menuju Pemerintahan Digital Melalui Sosialisasi SPBE

Advertorial

Anggota DPRD Kutim Tegaskan Program Layak Huni Langkah Penting Dalam Upaya Atasi Kemiskinan