Home / Bisnis / Ekonomi / Finansial

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:04 WIB

Kadin Kukar dan PT Tunggang Parangan Sepakat Kelola Bisnis Bersama

Direktur Tunggang Parangan, Awang Muhammad Lutfi bersama Pj Ketua Kadin Kukar, Dedi Sudarya (Istimewa)

Direktur Tunggang Parangan, Awang Muhammad Lutfi bersama Pj Ketua Kadin Kukar, Dedi Sudarya (Istimewa)

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com –  Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kutai Kartanegara (Kukar) semakin gencar menerapkan misi pertumbuhan ekonomi yang sehat dan berkelanjutan. Tujuannya untuk membantu mendorong penguatan ekosistem dunia usaha lokal,

Salah satu langkah yang ditempuh antara lain adalah dengan makin gencar melakukan pendekatan strategis dengan berbagai pihak baik itu lembaga usaha milik daerah maupun swasta.

Belum lama ini, Kadin Kukar mengikat kesepahaman bersama dengan PT Tunggang Parangan, salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang dimiliki oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar.

“Ini langkah rasional ditengah keadaan keuangan daerah yang kurang prima seperti sekarang” ujar Dedi Sudarya, Pj Ketua Kadin Kukar.

Selain sebagai salah satu induk organisasi dunia usaha, Kadin juga merupakan mitra strategis pemerintah yang memiliki fungsi penting untuk penguatan ekosistem bisnis yang sehat dan kompetitif bagi semua pelaku usaha daerah.

Baca Juga :  Anggota DPRD Kutim Tanggapi Permasalahan Proyek Jalan Soekarno Hatta

Dalam Pra-Nota Kesepahaman yang ditandatangani oleh Dedi Sudarya dan Awang Muhammad Lutfi, selaku Direktur PT Tunggang Parangan tersebut, kedua lembaga bisnis ini sepakat untuk membangun hubungan kerjasama dalam ruang lingkup identifikasi potensi usaha antara lain mencakup sektor strategis seperti logistik maritim, pertanian non ekstraktif, pariwisata dan hilirisasi industri.

Selain itu, kerjasama tersebut juga meliputi strategi untuk saling membuka akses pasar dan akses investor serta fasilitasi bagi pelaku dunia usaha lokal terutama untuk anggota Kadin Kukar.

“Muaranya tentu saja adalah bagaimana bisa membantu pencapaian target peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk Kukar” jelas Dedi.

Kesepahaman bersama ini terjadi ditengah makin kuatnya isu pergantian Awang Muhammad Lutfi dari kursi Direktur PT Tunggang Parangan belakangan ini.

Baca Juga :  Stok Pangan Aman Hingga Akhir 2026, Pemkab Kukar Siapkan Bantuan Beras Bagi Petani yang Gagal Panen karena Kemarau

“Mari berpikir positiflah, pergantian Direktur itu kan domainnya Bupati selaku pemegang saham utama, urusan kita kan urusan dunia usaha” kata Dedi saat disinggung soal rencana Bupati Aulia Rahman Basri melakukan evaluasi terhadap kinerja Tunggang Parangan.

Dengan gaya bicara santai, Pj Ketua Kadin Kukar yang juga seniman ini menambahkan bahwa,  jangan karena mau ada evaluasi Direktur perusda banyak yang ribut namun saat pertumbuhan ekonomi mandeg dan masyarakat sulit cari pekerjaan semuanya diam saja.

“Mental kita harus mental petarung, mau gimanapun dinamika daerah, kita harus tetap jadi petarung, orang Kutai harus begitu” katanya. (adm/fdl)

Share :

Baca Juga

Bisnis

Carrageenan: Sustainability From Farm to Table

Advertorial

APBD Kaltim Meningkat Drastis, Anggota DPRD Kaltim Ingatkan Pemprov Perhatikan Isu Krusial Untuk Ditangani

Ekonomi

Masa Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II di Kaltim Diperpanjang Hinga 15 Januari

Bisnis

Peringati Hari Lingkungan Hidup 2025, PT CAM Dukung Program Sekolah Adiwiyata

Bisnis

Pemkab Kukar Pastikan Distribusi dan Suplai Tabung Gas Elpiji 3 Kilogram Aman Jelang Nataru

Bisnis

UMK Kukar 2026 Diusulkan Naik 5,99 Persen Jadi Rp3,99 Juta

Ekonomi

Ketua DPRD Kukar Tekankan APBD Harus Terealisasi Maksimal Demi Kesejahteraan Masyarakat

Bisnis

Disperindag Kukar Masih Mencari Pengelola Tangga Arung Square, Kolaborasi dengan Pedagang Jadi Solusi Sementara