KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) memperpanjang masa pendaftaran Beasiswa Kukar Idaman Terbaik guna memastikan seluruh pelajar dan mahasiswa yang memenuhi syarat dapat memperoleh bantuan pendidikan.
Kebijakan tersebut diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjamin akses pendidikan bagi masyarakat Kukar.
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, mengatakan perpanjangan pendaftaran dilakukan setelah pemerintah daerah melihat masih adanya calon penerima yang berpotensi belum terakomodasi dalam proses seleksi.
Karena itu, waktu pendaftaran diperpanjang agar seluruh peserta yang memenuhi ketentuan dapat mengajukan diri.
Menurut Aulia, program beasiswa merupakan salah satu instrumen penting dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kukar.
Melalui program tersebut, pemerintah berupaya memastikan tidak ada anak daerah yang terhambat melanjutkan pendidikan karena persoalan biaya.
“Kita melakukan perpanjangan beasiswa karena kita ingin memastikan bahwa seluruh anak-anak Kutai Kartanegara yang melanjutkan pendidikan dan sedang menempuh pendidikan hari ini, itu bisa terakomodir di beasiswa ini,” ujarnya, pada Senin (15/6/2026).
Ia menjelaskan bahwa dalam pelaksanaannya, program beasiswa harus mengikuti ketentuan yang berlaku, salah satunya larangan penerimaan bantuan pendidikan ganda.
Aturan tersebut diberlakukan agar distribusi bantuan dapat berjalan lebih merata dan tepat sasaran.
Aulia menyebutkan terdapat sejumlah program bantuan pendidikan yang saat ini tersedia bagi pelajar dan mahasiswa, mulai dari Program Indonesia Pintar (PIP) yang bersumber dari pemerintah pusat, program Gratispol dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, hingga Beasiswa Kukar Idaman Terbaik yang dikelola pemerintah kabupaten.
“Karena memang peraturan beasiswa adalah itu tidak boleh double pembiayaan. Baik itu yang dari pusat, PIP, yang dari provinsi, Gratispol, dan dari Kabupaten Kukar melalui Beasiswa Kukar Idaman Terbaik. Itu tidak boleh tumpang tindih satu dengan yang lain,” jelasnya.
Oleh sebab itu, pemerintah daerah melakukan proses verifikasi dan pencocokan data secara cermat. Langkah tersebut bertujuan untuk memastikan setiap calon penerima memperoleh bantuan sesuai haknya tanpa melanggar ketentuan yang berlaku.
Khusus untuk mahasiswa, pemerintah daerah ingin memastikan tidak ada peserta yang memenuhi persyaratan namun justru terlewat dalam proses seleksi.
Dengan demikian, biaya pendidikan yang harus ditanggung mahasiswa, terutama Uang Kuliah Tunggal (UKT), dapat terbantu melalui program beasiswa yang tersedia.
“Jadi kita ingin memastikan bahwa misalnya untuk mahasiswa, itu mereka bisa mendapatkan, tidak ada yang terlolos sesuai dengan kriteria yang ada, sehingga UKT-nya bisa terjamin untuk terbayarkan,” katanya.
Menurutnya, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang sangat menentukan masa depan daerah. Karena itu, dukungan terhadap keberlangsungan pendidikan generasi muda harus menjadi perhatian utama pemerintah.
Aulia menegaskan bahwa Pemkab Kukar tidak ingin melihat anak-anak daerah gagal melanjutkan pendidikan hanya karena terkendala biaya. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai program yang dapat membantu masyarakat memperoleh akses pendidikan yang layak.
“Kita tidak ingin anak-anak Kukar itu tidak bisa kuliah, tidak bisa melanjutkan sekolah, itu hanya karena tidak bisa atau tidak mampu membayar biaya atau beban yang dibebankan oleh kampus maupun pihak sekolah,” tegasnya.
Ia berharap program Beasiswa Kukar Idaman Terbaik dapat menjadi solusi bagi pelajar dan mahasiswa yang membutuhkan dukungan biaya pendidikan.
Dengan semakin banyak generasi muda yang berhasil menempuh pendidikan hingga jenjang tinggi, kualitas sumber daya manusia Kutai Kartanegara diharapkan semakin meningkat dan mampu bersaing di masa depan. (ltf/fdl)










